Ahmad Luthfi: MTQ Nasional XXXI Jadi Cooling System

A A

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyaksikan Musabaqah Cabang Fahmil Qur'an MTQ Nasional XXXI di Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Senin (14/09/2026). [Foto: UIN Walisongo]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau cabang Fahmil Qur'an MTQ Nasional XXXI di Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Senin (14/9/2026).
  • Luthfi menyebut MTQ menjadi cooling system di tengah maraknya ujaran kebencian dan fitnah di media sosial.
  • Fahmil Qur'an di UIN Walisongo berlangsung 13 hingga 18 September 2026 dan terbuka untuk umum.

Cekricek.id — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau Musabaqah Cabang Fahmil Qur’an MTQ Nasional XXXI di Auditorium Prof. Tgk. Ismail Ya’kub, Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Senin (14/09/2026).

Mengutip keterangan tertulis UIN Walisongo Semarang, Senin (14/09/2026), Luthfi menyampaikan apresiasi kepada rektor dan sivitas akademika kampus itu yang turut aktif menyukseskan MTQ Nasional XXXI. Perhelatan di Jawa Tengah tersebut berlangsung pada 11–20 September 2026.

MTQ merupakan singkatan dari Musabaqah Tilawatil Qur’an. Adapun Fahmil Qur’an adalah cabang lomba cerdas cermat pemahaman Al-Qur’an yang dilombakan secara beregu.

MTQ Nasional XXXI sebagai Panggung Kolaborasi

Luthfi menekankan bahwa MTQ Nasional XXXI bukan sekadar ajang kompetisi. Menurut dia, perhelatan itu menjadi panggung kolaborasi besar. Pihak yang terlibat antara lain perguruan tinggi seperti UIN Walisongo, Undip, dan Unissula. Ada pula kedinasan, pelaku UMKM, alim ulama, tokoh masyarakat, hingga partisipasi lintas agama.

“MTQ ini tidak hanya kegiatan membaca dan melafalkan Al-Qur’an, tetapi di dalamnya mengandung prinsip rahmatan lil ‘alamin. Semuanya ikut serta sehingga persatuan, kesatuan, dan kebersamaan betul-betul terbangun. Di tengah polemik dunia serta maraknya hate speech hingga fitnah di media sosial saat ini, gelaran MTQ ini menjadi cooling system yang mendinginkan suasana,” tegas Ahmad Luthfi.

Baca juga Kemenag cetak mushaf Braille dan isyarat untuk difabel

UIN Walisongo Siapkan Fasilitas bagi Kafilah

Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Musahadi, M.Ag., menyatakan kampusnya siap penuh memfasilitasi syiar Al-Qur’an tingkat nasional tersebut. UIN Walisongo menjadi salah satu venue utama, khususnya untuk cabang Fahmil Qur’an.

“Suatu kebanggaan dan kehormatan bagi UIN Walisongo Semarang dipercaya menjadi salah satu venue utama MTQ Nasional XXXI, khususnya untuk Cabang Fahmil Qur’an. Kami berkomitmen menyediakan fasilitas terbaik dan menciptakan suasana yang kondusif bagi seluruh kafilah dari berbagai provinsi di Indonesia. Nilai-nilai kearifan dan pesan perdamaian Al-Qur’an yang digaungkan dalam perhelatan ini sangat sejalan dengan visi kampus dalam meneguhkan moderasi beragama,” kata Prof. Musahadi.

Baca juga Kebijakan ITS soal sertifikat halal kantin kampus

Jadwal Fahmil Qur’an hingga Final

Berdasarkan data panitia, Musabaqah Cabang Fahmil Qur’an di UIN Walisongo berlangsung pada 13–18 September 2026. Babak penyisihan digelar Minggu hingga Selasa, 13–15 September 2026, pukul 08.00–17.00 WIB.

Babak semifinal berlangsung Rabu, 16 September 2026, pukul 08.00–17.00 WIB. Final dijadwalkan Jumat, 18 September 2026, pukul 08.00–12.00 WIB.

Baca juga Pesan Ismail Fahmi bagi mahasiswa di era AI

Seluruh rangkaian lomba terbuka untuk umum. Masyarakat, pelajar, dan mahasiswa diundang menyaksikan langsung Fahmil Qur’an di Kampus 3 UIN Walisongo Semarang.

Bagikan

Baca Juga

Tiga Kata Arab untuk Cinta di Dalam Al-Quran
Klenteng Tay Kak Sie Dirawat Uang Umat
FISIP UNDIP Kumpulkan Mahasiswa Internasional dari Empat Negara
Empat Kampus Berbagi Gelar Campus League Badminton Semarang
Kemenag Cetak Mushaf Braille dan Isyarat untuk Difabel
Rayap di Tiang 1771: Klenteng Tertua Semarang Bertahan dari Sumbangan Umat