Senator Demokrat AS Chris Murphy Alami Stroke Jelang Pemilu Sela

A A

Dok. Senator AS dari Partai Demokrat Chris Murphy berbicara dalam rapat dengar pendapat Komite Anggaran Senat, Juli 2026. [Foto: Eric Lee/Reuters via Al Jazeera]

  • Senator Demokrat AS Chris Murphy mengalami stroke setelah lengannya mati rasa, tetapi kini sadar dan siaga.
  • Kepala Staf Murphy, Allison Herwitt, optimistis Murphy akan pulih sepenuhnya.
  • Murphy dianggap calon presiden potensial pada 2028 dan dikenal sebagai pengkritik keras perang Iran.
  • Trump mengaku sangat terkejut mendengar kabar stroke yang dialami Murphy.

Cekricek.id — Senator Amerika Serikat dari Partai Demokrat Chris Murphy mengalami stroke, tetapi kini dalam kondisi “sadar dan siaga” menurut ajudan seniornya.

Murphy masih dirawat di rumah sakit pada Minggu setelah mencari pertolongan medis karena lengannya mati rasa sehari sebelumnya, kata Kepala Staf Murphy, Allison Herwitt, dalam pernyataannya, sebagaimana diberitakan Al Jazeera, Minggu (1/11/2026).

Herwitt menyebut Murphy “merespons pengobatan dengan baik” di Johns Hopkins, salah satu rumah sakit terbaik di AS.

“Para dokter lega dengan perkembangannya, ia sadar dan siaga, dan kami optimistis ia akan pulih sepenuhnya,” kata Herwitt.

Murphy tidak ikut bertarung dalam pemilu sela Selasa yang akan menentukan partai penguasa Kongres, tetapi dianggap sebagai calon presiden potensial pada 2028.

Senator dari Negara Bagian Connecticut selama 20 tahun itu menjadi politikus Demokrat teratas di dua komite kuat Senat, yakni komite anggaran yang menentukan alokasi dana pemerintah AS serta komite hubungan luar negeri.

Murphy melawat ke Timur Tengah pada Oktober, kunjungan regional pertama politikus Demokrat AS sejak perang AS-Israel terhadap Iran dimulai pada Februari.

Ia dikenal sebagai pengkritik keras Presiden AS Donald Trump dan perang Iran, serta berjanji Demokrat akan menahan pendanaan perang jika memenangi Senat pada Selasa.

Murphy menuding Departemen Pertahanan AS menolak memberinya akses ke pangkalan militer AS di Qatar dalam kunjungannya bulan lalu. Ia juga berjanji menyelidiki Trump beserta keluarganya atas dugaan korupsi bila Demokrat menguasai Senat.

Trump mengaku “sangat terkejut” mendengar kabar stroke Murphy. “Tidak ada yang ingin mengalami itu,” ujarnya.

Bagikan

Baca Juga

Asap Rokok Lebih Terkait Asma Anak Perempuan dan di Bawah 9 Tahun
Erdogan Desak Rusia dan Ukraina Hentikan Serangan di Laut Hitam
PBB: 290.000 Warga Yaman Mengungsi, Houthi Tembak Istana Aden
Demo Gen Z Digelar di Berlin dan Lebih dari 30 Kota Jerman
Abbas Araghchi Sebut Upaya Dialog AS Langkah Positif
Hakim Tolak Permanen Gugatan Trump terhadap Wall Street Journal