Hakim Tolak Permanen Gugatan Trump terhadap Wall Street Journal

A A

Dok. Presiden AS Donald Trump berpidato dalam kampanye di Wasilla, Alaska, 13 Oktober 2026, dipotret dengan eksposur lambat. [Foto: Lindsey Wasson/AP Photo via Al Jazeera]

  • Hakim Distrik AS Darrin Gayles menolak secara permanen gugatan Trump terhadap Rupert Murdoch dan The Wall Street Journal.
  • Gayles menyimpulkan Trump gagal membuktikan standar niat jahat yang nyata yang disyaratkan dalam gugatan pencemaran nama baik.
  • Perkara bermula dari laporan surat ulang tahun bernuansa seksual untuk Jeffrey Epstein yang dikaitkan dengan Trump.
  • Putusan with prejudice itu secara efektif menutup kemungkinan gugatan baru atas persoalan yang sama.

Cekricek.id — Hakim federal Amerika Serikat menolak secara permanen gugatan Trump senilai miliaran dolar terhadap taipan media Rupert Murdoch dan The Wall Street Journal atas tuduhan pencemaran nama baik.

Dalam putusan pada Sabtu, Hakim Distrik AS Darrin Gayles menyimpulkan bahwa Presiden Donald Trump gagal membuktikan standar “niat jahat yang nyata” atau actual malice yang disyaratkan dalam gugatan pencemaran nama baik, sebagaimana diberitakan Al Jazeera, Sabtu (31/10/2026).

Menurut hukum AS, gugatan yang berhasil harus menunjukkan tergugat merilis pernyataan yang mencemarkan nama baik padahal tahu pernyataan itu salah, atau dengan “pengabaian sembrono” terhadap akurasinya.

Gayles menyebut Trump “mencari-cari pegangan” dalam gugatan senilai 10 miliar dolar AS terhadap The Wall Street Journal.

“Gugatan yang Diubah tidak memenuhi syarat pembuktian niat jahat yang nyata,” tulis Gayles.

“Malahan, dalil-dalil soal niat jahat itu bersifat kesimpulan, samar, kadang tidak sejalan dengan Artikel, dan sering tidak relevan dengan apakah para Tergugat tahu atau seharusnya tahu bahwa pernyataan dalam Artikel itu diduga salah,” tulisnya.

Hakim bahkan menyiratkan tim hukum Trump berupaya “mengada-adakan kelemahan dalam investigasi” yang diterbitkan The Wall Street Journal.

Gugatan Trump Bermula dari Surat Ulang Tahun untuk Epstein

Perkara ini berawal dari pemberitaan yang mengaitkan Trump dengan mendiang pemodal sekaligus terpidana kejahatan seks Jeffrey Epstein.

Pada 17 Juli 2025, The Wall Street Journal menerbitkan laporan eksklusif tentang ucapan ulang tahun bernuansa seksual untuk Epstein pada ulang tahunnya yang ke-50 pada 2003, sebagai bagian dari buku berisi surat-surat ucapan selamat. Surat-surat itu dilaporkan dikumpulkan Ghislaine Maxwell, yang menjalani hukuman 20 tahun penjara atas keterlibatannya dalam jaringan perdagangan seks Epstein.

Ucapan yang dikaitkan dengan Trump memuat teks ketikan yang dibingkai gambar tangan berbentuk sosok perempuan, dengan tanda tangan Trump di bagian bawah. Trump membantah keras bertanggung jawab atas teks, tanda tangan, maupun gambar itu. Salinan surat tersebut kemudian dirilis Komite Pengawasan DPR AS.

Gugatan Trump diajukan di pengadilan federal Miami pada 18 Juli 2025. Gugatan itu menuduh surat kabar dan para wartawannya “secara sadar dan sembrono” menerbitkan “banyak pernyataan palsu, mencemarkan nama baik, dan merendahkan” yang menimbulkan “kerugian finansial dan reputasi yang luar biasa” bagi presiden.

Pada April, Gayles menolak gugatan itu karena Trump gagal membuktikan adanya niat jahat yang nyata, tetapi memberi kesempatan untuk mengajukan ulang. Trump mengajukan gugatan yang diperbarui pada Mei.

Putusan pada Sabtu menolak perkara itu secara permanen atau with prejudice, sehingga secara efektif menutup kemungkinan gugatan baru atas persoalan ini.

Trump masih memiliki perkara pencemaran nama baik lain terhadap sejumlah media, termasuk BBC dan The New York Times.

Bagikan

Baca Juga

Pajak Minuman Manis Amerika Tak Kurangi Kalori Minuman Taco Bell
Eropa Tolak Berfoto dengan Lavrov, AS Batalkan Foto Bersama G20
Paus Leo XIV Jadi Paus Pertama yang Memilih di Pemilu AS
Helikopter EUFOR Jatuh di Bosnia, Empat Warga Italia Tewas
Amazon Yakin Punya Dua Bisnis Senilai 1 Triliun Dolar AS
Maria Corina Machado Puji Trump, Desak Pemilu Venezuela 2027