Studi: 400 Juta Kasus Keracunan Pestisida Petani Tiap Tahun

A A

Petani menyemprot pestisida di ladang tomat kawasan Kimana, Kajiado County, Kenya. [Foto: Euronews]

Cekricek.id — Keracunan pestisida akut menimpa 402 juta sampai 433 juta petani dan pekerja tani di seluruh dunia setiap tahun, menurut sebuah studi baru.

Temuan itu diterbitkan jurnal Frontiers in Public Health dan dimuat dalam laporan Euronews, Senin (07/09/2026).

Studi tersebut dipesan oleh Pesticide Action Network Jerman.

Jumlah itu setara sekitar 46 persen populasi petani dunia yang berjumlah 934 juta orang.

Konsumsi pestisida global tercatat berlipat ganda sejak 1990 dan mencapai 3,8 juta ton pada 2023.

Susan Haffmans dari Pesticide Action Network Jerman menyampaikan penilaiannya atas temuan tersebut.

“Kita tidak bisa lagi menerima bahwa mereka yang bekerja di ladang dan menanam pangan kita terpapar pestisida berbahaya lalu jatuh sakit,” katanya.

Baca juga tekanan yang dihadapi petani padi di lapangan

Asia Selatan menjadi wilayah paling terdampak, disusul Asia Tenggara dan Afrika Timur.

Burkina Faso mencatat angka nasional tertinggi, yakni hampir 84 persen petani mengalami keracunan setiap tahun.

Eropa Selatan mencatat angka 32 persen dengan perkiraan lebih dari 1,5 juta kasus per tahun.

Eropa Barat dan Eropa Timur berada pada kisaran 6 persen.

Di Eropa Barat tercatat sekitar dua kematian per tahun, sedangkan di Eropa Timur sekitar 60 kematian per tahun.

Eropa disebut sebagai satu-satunya kawasan besar yang mengalami penurunan konsumsi pestisida sejak 1990.

Penurunan itu dikaitkan dengan upaya pengaturan yang ketat.

Baca juga teknik budi daya tanaman buah yang lebih terukur

Sheila Willis dari Pesticide Action Network Inggris menyoroti persoalan pencatatan kasus.

“Pelaporan yang kurang masih meluas, didorong oleh terbatasnya akses layanan kesehatan dan ketiadaan pelatihan klinis atau sistem untuk mengenali dan mencatat keracunan pestisida,” ujarnya.

Para peneliti menyerukan sistem pemantauan yang lebih baik serta pelatihan profesional yang ditingkatkan.

Mereka juga meminta dukungan agar petani dapat mengakses alternatif pestisida yang lebih aman.

Baca juga sorotan akademisi atas tata kelola lahan dan lingkungan

Seruan itu sejalan dengan target Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menghentikan pestisida yang sangat berbahaya pada 2035.

Bagikan

Baca Juga

Volodymyr Zelenskyy berjabat tangan dengan Jared Kushner dan Steve Witkoff di Istana Mariinsky, Kyiv
Zelenskyy Sebut Perang Kemungkinan Berlanjut ke Musim Dingin
Pesawat kargo Amazon setelah kecelakaan di Bandara Internasional Miami, Florida, Amerika Serikat
Pesawat Kargo Amazon Tergelincir di Miami, Lima Orang Tewas
Petugas penyelamat mencari korban di lokasi gedung ambruk kawasan Satya Niketan, New Delhi
Gedung Ambruk di Delhi Tewaskan Enam, 40 Diduga Tertimbun
Kim Jong Un dan putrinya Kim Ju Ae pada peresmian kapal perusak Kang Kon
Korea Utara Resmikan Kang Kon, Kim Sebut Kedaulatan Laut
Beberapa petani bekerja membungkuk di hamparan sawah padi menjelang matahari terbenam
Petani Padi Karawang di Antara Banjir dan Tikus Sawah
Beberapa umbi ubi jalar ungu segar tergeletak berdampingan di atas permukaan kayu
Beras Analog Ubi Ungu, Dikukus Dulu agar Warnanya Tak Pudar