Tobat Lalu Maksiat Lagi Apa Bisa Diampuni oleh Allah?

A A

Salat Taubat [Canva]

Cekricek.id, Portal Islam - Apakah Allah akan mengampuni perbuatan dosa dari seseorang yang telah bertobat lalu kembali melakukan maksiat. Hal ini tentu menjadi momok yang cukup menakutkan bagi seseorang. Mengingat manusia tidak pernah luput dari perbuatan salah dan khilaf.

Bahkan ditakutkan setelah bertobat justru kembali terulang dalam dosa yang sama. Maka untuk itu ada dari netizen yang menanyakan hal ini kepada Ustaz Adi Hidayat. Sebagaimana yang terlihat dalam unggahan di akun  YouTube pribadinya mengutip pada Rabu (22/2/2023).

Maka untuk itu Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bagaimana perkara tobat lalu kembali melakukan maksiat. Ia menjelaskan bahwasanya jika seseorang merasa salah maka untuk itu segera lakukan perbuatan tobat.

Hal ini dilakukan untuk setiap orang-orang yang ingin kembali berada di jalan Allah. Agar mendapatkan bimbingan atas semua kesalahan yang dilakukan secara sengaja atau tidak.

“Jangan anda simpulkan saat anda tobat lalu melakukan kesalahan lagi tidak akan diterima jangan begitu,” lanjutnya.

Maka dengan hal tersebut memberikan artian bahwasanya jika berbuat salah maka tidak pernah ada salahnya untuk kembali bertobat. Sampai benar-benar menyesal serta perbuatan tersebut tidak akan terjadi kembali. Maka dari itu tidak pernah ada hentinya untuk perbuatan tobat yang dilakukan oleh seorang hamba.

Malah yang ada Allah selalu mencintai orang-orang yang tobat kepada dirinya. Atas semua perbuatan dan kesalahan yang dirinya lakukan.

Karena merupakan hal yang wajar untuk dilakukan seorang manusia. Tetapi dengan adanya cerminan untuk dapat memperbaiki diri dengan keinginan atau tekad yang kuat ini memang sangat disukai oleh Allah.

“Sampai kita merasakan titik-titik jenuhnya bermaksiat lalu kembali kepada Allah,” ucapnya.

Faktor Keberhasilan Tobat

Tobat Lalu Maksiat Lagi Apa Bisa Diampuni oleh Allah?

Hal tersebut juga harus didukung dengan sejumlah hal yang wajib dilakukan untuk mempererat sifat tobat yang dilakukan ini. Diantaranya adalah bayangkan saat itu sedang diwafatkan oleh Allah.

Maka hal tersebut dapat mendorong seseorang untuk tidak melakukan perbuatan yang sekiranya akan merugikan diri pribadi. Serta juga dapat menghentikan seketika perbuatan jika ingin melakukan maksiat setelahnya bergaulah dengan orang-orang soleh. Serta menghindari berbagai lingkungan yang sekiranya membawa pengaruh negative.

Baca juga: Terlanjur Berzina, Begini Cara Tobat Terbaik dari Dosa Zina

Sementara untuk cara terakhir adalah dengan mengoptimalkan salat. Lalu melakukan latihan puasa, dengan hal tersebut dipastikan seseorang merasa sangat sayang untuk melakukan berbagai tindakan maksiat. Karena hanya akan merugikan dirinya pribadi.

Bagikan

Baca Juga

Ilustrasi dua tangan menyodorkan map berisi lembar dokumen di atas meja kayu
Tukar CV Sebelum Menikah, Ta'aruf ala Web Series Islami di YouTube
Festival Kiamat dan Hutan Wakaf, Dua Cara Iman Menjaga Alam
Festival Kiamat dan Hutan Wakaf, Dua Cara Iman Menjaga Alam
Ilustrasi tangan memegang ponsel yang menampilkan gelembung percakapan di ruang gelap
5.976 Komentar di Bawah Siaran Fatwa PUBG dan Apa Isinya
Ilustrasi dua batu nisan tegak di halaman berumput dengan siluet masjid di kejauhan
Makam yang Menolak Pindah dan Kenduri Sko yang Berpindah ke Masjid
Ilustrasi tumpukan manuskrip menguning tersimpan di lemari kaca kayu berukir
Naskah Kuno Palembang Dirawat dengan Tembakau dan Kapur Barus
Ilustrasi tumpukan koran berbahasa Melayu ejaan lama era 1920-an di atas meja kayu
Ketika Haji Merah Menyerang Muhammadiyah dari Mimbar dan Koran