Cekricek.id — Dosen Program Studi Informatika Universitas Ahmad Dahlan melatih guru Taman Kanak-Kanak ABA PRA Ngestiharjo Selatan memakai koding dan kecerdasan buatan di Laboratorium Informatika Kampus IV UAD, Yogyakarta. Pelatihan memakai dua pendekatan, dengan komputer dan tanpa komputer.
Kegiatan itu merupakan pengabdian kepada masyarakat yang digelar untuk kedua kalinya, menurut keterangan tertulis Universitas Ahmad Dahlan, Rabu (02/09/2026). Aplikasi yang dipakai GCompris untuk anak usia 2 sampai 10 tahun dan Scratch Jr.
Baca juga UAD Serahkan Pembakar Sampah Berbasis IoT ke Caturharjo
Ketua tim dosen, Dr. Murinto, S.Si., M.Kom., menyatakan sasarannya bukan membuat anak menulis program.
Baca juga Rektor UNS ke 933 Mahasiswa Baru: AI Jangan Ganti Pikiran
“Pengenalan koding dan AI pada anak usia dini pada dasarnya bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir komputasional, bukan semata-mata menuntut anak membuat program komputer yang rumit,” katanya.
Pendekatan tanpa komputer dijalankan lewat permainan yang melatih urutan berpikir, sedangkan pendekatan dengan komputer memakai kedua aplikasi tersebut.
Baca juga Mahasiswa UAD Uji Rumput Laut Jadi Bahan Bakar Kapal
Kampus belum menyebutkan jumlah guru yang mengikuti pelatihan, tanggal pelaksanaannya, maupun rencana tindak lanjut di kelas.














