Cekricek.id — Universitas Sebelas Maret melantik 933 mahasiswa pascasarjana di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram, Selasa (01/09/2026). Dalam sambutannya, Rektor UNS meminta mahasiswa memakai kecerdasan buatan untuk memperkuat, bukan menggantikan, kemampuan berpikir mereka.
Jumlah itu terdiri atas 677 mahasiswa magister dan 256 mahasiswa doktor, termasuk 38 mahasiswa internasional, menurut keterangan tertulis Universitas Sebelas Maret, Selasa (01/09/2026). Mereka tersebar di 12 fakultas dan satu Sekolah Pascasarjana.
Baca juga Tim Akuntansi UGM Juarai Kompetisi Pasar Modal UNNES
Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., menempatkan kejujuran proses sebagai syarat kepercayaan publik terhadap ilmu pengetahuan.
“Ilmu pengetahuan hanya dapat berkembang apabila masyarakat percaya bahwa pengetahuan yang dihasilkan oleh para akademisi dibangun melalui proses yang jujur,” katanya.
Baca juga IPB Bangun Pemantau Kualitas Udara Dampak Karhutla Harian
Ia menyampaikan pesan yang lebih tegas soal pemakaian teknologi. “Gunakan AI untuk memperkuat pikiran, bukan untuk menggantikan pikiran,” ujar Hartono.
Hartono juga menuntut hasil riset pascasarjana menjawab persoalan di luar kampus. “Universitas harus menjadi jangkar transformasi masyarakat. Ilmu pengetahuan yang dihasilkan di universitas harus mampu menjawab persoalan nyata,” katanya.
Baca juga UNAIR Latih Dosen Wali Kenali Luka Psikologis Mahasiswa
Wakil Rektor Akademik dan Penelitian UNS, Prof. Dr. Fitria Rahmawati, S.Si., M.Si., meminta mahasiswa menjaga integritas selama masa studi.
Kampus belum menyebutkan aturan turunan mengenai batas pemakaian kecerdasan buatan dalam penulisan tesis dan disertasi.














