Mahasiswa UB Olah Eceng Gondok Jadi Bahan Bakar Nabati

A A

Ilustrasi hamparan eceng gondok di perairan. [Foto: Pexels/Duy Le Duc]

Cekricek.id — Lima mahasiswa Universitas Brawijaya mengolah eceng gondok dan ampas tebu menjadi bioetanol dengan bantuan bakteri Bacillus subtilis dan ragi Saccharomyces cerevisiae. Riset itu masih pada tahap pengujian dan optimasi formulasi.

Tim bekerja di bawah Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Eksakta di Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika, menurut keterangan tertulis Universitas Brawijaya, Rabu (02/09/2026). Anggotanya Siti Nurin Nahdiya, Andrea Amardita Shevanalira, Varadisa Adelia Faishal Wardani, Hilwa Bisyanda Sirait, dan Zahra Khumairah, dengan pembimbing Prof. Dr. Dra. Rurini Retnowati, M.Si.

Baca juga Mahasiswa UNAIR Olah Tujuh Limbah Jadi Pakan Domba

Ketua tim, Siti Nurin Nahdiya, menjelaskan alasan menggabungkan dua jenis biomassa.

Baca juga Mahasiswa UGM Ubah Bekatul Jadi Plester Penurun Lemak Darah

“Penggabungan dua biomassa ini dipilih karena saling melengkapi. Eceng gondok melimpah dan memiliki kadar lignin rendah, sedangkan ampas tebu kaya akan selulosa yang berpotensi menghasilkan glukosa lebih besar,” katanya.

Eceng gondok, Eichhornia crassipes, selama ini dianggap gulma perairan, sedangkan ampas tebu merupakan sisa penggilingan Saccharum officinarum Linn.

Baca juga Startup IPB Klaim Produktivitas Bawang Merah Naik 40 Persen

Bacillus subtilis dipakai pada tahap hidrolisis untuk memecah selulosa menjadi gula sederhana, sementara Saccharomyces cerevisiae menjalankan fermentasi menjadi etanol.

Tim belum menyebutkan rendemen etanol yang dihasilkan, kemurniannya, maupun perbandingan biayanya dengan bahan baku bioetanol yang lazim dipakai.

Bagikan

Baca Juga

Alat Siprotex buatan mahasiswa UGM untuk produksi batik
Mahasiswa UGM Bikin Alat Pemangkas Waktu Produksi Batik
Kawanan domba merumput di padang hijau
Mahasiswa UNAIR Olah Tujuh Limbah Jadi Pakan Domba
Grafik pergerakan harga saham di layar
Tim Akuntansi UGM Juarai Kompetisi Pasar Modal UNNES
Lengan robot kuning bekerja di fasilitas produksi
Tim Robot ITS Raih Dua Penghargaan ABU Robocon Hong Kong
Butiran beras cokelat dalam jarak dekat
Mahasiswa UGM Ubah Bekatul Jadi Plester Penurun Lemak Darah
Rumpun batang bambu tua yang tumbuh rapat di hutan
Mahasiswa UNAIR Sulap Bambu Betung Jadi Penyaring Air Bencana