Mahasiswa UNAIR Olah Tujuh Limbah Jadi Pakan Domba

A A

Ilustrasi ternak domba di padang rumput. [Foto: Pexels/Marie Françoise Bastien]

Cekricek.id — Tiga mahasiswa Universitas Airlangga meracik tujuh jenis limbah agroindustri menjadi pakan domba dan mengujinya langsung pada ternak di Lamongan selama 42 hari. Karya itu mengantarkan mereka meraih dua gelar sekaligus pada Brawijaya Animal Science Ideas Competition XIII.

Tim beranggotakan Pandu Dwi Prasetyo, Arifatun Nazilah, dan Isfironi Rizna Aulia, seluruhnya angkatan 2024, menurut keterangan tertulis Universitas Airlangga, Selasa (01/09/2026). Kompetisi digelar Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya pada 23 Agustus 2026.

Baca juga Peneliti UGM: Kolagen Kulit Kambing Bisa Turunkan Tensi

Mereka menyabet juara pertama lomba karya tulis ilmiah dan juara kedua kategori esai. Bahan bakunya antara lain kulit kedelai, bungkil inti sawit, limbah pabrik wafer, dan isi rumen.

Anggota tim dari Fakultas Vokasi, Arifatun Nazilah, menyebut mahalnya pakan komersial sebagai titik berangkat.

Baca juga UNAIR Latih Dosen Wali Kenali Luka Psikologis Mahasiswa

“Latar belakangnya karena kita menemukan banyak limbah yang tidak dimanfaatkan. Makanya kita olah jadi pakan bernutrisi tinggi untuk mengurangi ketergantungan impor dan menekan biaya pakan komersial yang mahal,” katanya.

Formulasi itu tidak berhenti di atas kertas. “Kami melakukan uji lapangan langsung ke ternak domba di Lamongan selama 42 hari untuk memastikan efektivitas pakan ini,” ujar Arifatun.

Baca juga Tim Akuntansi UGM Juarai Kompetisi Pasar Modal UNNES

Ia menyebut rantai pemanfaatannya bisa berlanjut sampai ke kotoran ternak. “Ini bisa jadi rantai ekonomi sirkular dari limbah, peningkatan produktivitas ternak, hingga kotorannya yang bisa diolah jadi pupuk untuk menumbuhkan tanaman kembali,” katanya.

Tim belum menyebutkan hasil pengukuran pertambahan bobot domba selama uji lapangan maupun perbandingan harganya dengan pakan komersial.

Bagikan

Baca Juga

Daging Ternak Mati karena Antraks Tetap Berbahaya Meski Dimasak
Guru Besar IPB: Ayam Lebih Dekat dengan T-Rex daripada Sapi
Kematian Naik 5 Persen saat Gelombang Panas, Pakar Soroti Risiko
Kambing Perah Klaten Kena Gondok, Tim FKH UGM Ambil Sampel Darah
Pakar UNAIR Sebut DPD Dewan Perjuangan karena Kewenangan Terbatas
Dosen UNAIR: Pusat Data AI Menyedot Air Bersih Lewat Tiga Jalur