Peneliti UGM: Kolagen Kulit Kambing Bisa Turunkan Tensi

A A

Ilustrasi kawanan kambing merumput di padang. [Foto: Pexels/Vladimir Srajber]

Cekricek.id — Kulit kambing dan domba selama ini berakhir sebagai hasil ikutan pemotongan yang nilainya rendah. Penelitian di Universitas Gadjah Mada menemukan kandungan di dalamnya bisa menurunkan tekanan darah.

Guru Besar Fakultas Peternakan UGM bidang teknologi hasil ternak, Prof. Yuny Erwanto, memaparkan temuan itu sebagai pembicara utama pada The 2026 International Symposium on Functional Foods and Health Promotion di Jining Medical University, Tiongkok, 25–26 Agustus 2026.

Dari Kolagen ke Oligopeptida

Penelitian dimulai dengan mengisolasi kolagen dari kulit, lalu menghidrolisisnya memakai enzim pencernaan manusia.

Baca juga UGM Lantik Lima Kurator Keanekaragaman Hayati Angkatan Baru

“Kolagen yang diisolasi dari kulit kambing dan domba dapat menghasilkan oligopeptida yang mempunyai kemampuan sebagai agen antihipertensi dan antioksidan,” kata Yuny.

Cara Kerja Menurunkan Tensi

Yuny menjelaskan mekanisme yang membuat senyawa itu menekan tekanan darah.

Baca juga Peneliti Ciptakan Sensor Pendeteksi Bahan Kimia Berbahaya dalam Air Minum

“Apabila kerja enzim ini dihambat dengan oligopeptida maka bersamaan akan menurunkan tekanan darah,” katanya.

Nilai Tambah bagi Rumah Potong

Temuan ini, menurut dia, punya sisi ekonomi bagi usaha pemotongan hewan.

Baca juga Terobosan Produksi Massal Nanomaterial MXene Berkat Analisis Permukaan Baru

“Potensi hasil ikutan berupa kulit sebagai kolagen akan memberikan nilai tambah bagi usaha pemotongan kambing dan domba,” ujar Yuny.

Pada simposium yang sama, Guru Besar Fakultas Farmasi UGM, Prof. Abdul Rohman, memaparkan penelitian tentang autentifikasi pangan. Kerja sama penelitian dengan mitra dari Korea telah diinisiasi untuk pengembangan lanjutan.

Bagikan

Baca Juga

Laci kaca berisi ratusan spesimen serangga berlabel
UGM Lantik Lima Kurator Keanekaragaman Hayati Angkatan Baru
Bakteri Mycobacterium tuberculosis berbentuk batang di bawah mikroskop elektron
Mahasiswa UGM Kembangkan Obat TBC yang Dihirup ke Paru
Halaman rumput dan Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada
Wilang Lulus Sarjana UGM pada Usia 19 Tahun 9 Bulan
Pemandangan udara kawasan kampus Universitas Gadjah Mada
Diskusi UGM Soal Batas Antara Merawat dan Menjual Budaya
Bangunan rumah sakit dan rumah apoteker berhalaman luas di Binjai pada 1903.
Tiga Rumah Sakit Deli Maatschappij, 1871 sampai 1940
Peraih Nobel Perdamaian Kailash Satyarthi berbicara dalam UGM Annual Lecture Nobel Laureate Series di Universitas Gadjah Mada.
Nobel Kailash Satyarthi: Bawa KKN UGM ke Panggung Global