IPB Rekomendasikan Sawo dan Srikaya untuk Tanjung Priok

A A

Ilustrasi buah sawo yang masih menggantung di pohon. [Foto: Pexels/Anushka Sharma]

Cekricek.id — Menanam pohon buah di kawasan pelabuhan bukan urusan estetika semata. Tanamannya harus tahan panas, kering, angin kencang, dan air asin sekaligus.

IPB University lewat Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship mendampingi penghijauan kawasan Dermaga Serbaguna Nusantara, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Pendampingan itu diberikan kepada PT Prima Nur Panurjwan, anak perusahaan PT Samudera Indonesia.

Syarat Tanaman Kawasan Pelabuhan

Guru Besar Pemuliaan Tanaman IPB University, Prof Sobir, menyebut daya tahan sebagai syarat pertama.

Baca juga IPB Bangun Pemantau Kualitas Udara Dampak Karhutla Harian

“Tanaman yang dipilih harus memiliki daya adaptasi yang baik terhadap kondisi panas, kekeringan, paparan angin, dan salinitas,” katanya.

Baca juga Laporan Global: Tutupan Terumbu Karang Terancam Tak Pulih

Syarat berikutnya menyangkut ukuran. “Tanaman juga perlu memiliki karakter pertumbuhan yang dapat dikendalikan,” ujar Sobir.

Sawo sampai Asam Jawa

Jenis yang direkomendasikan meliputi sawo, srikaya, sirsak, dan jambu biji varietas getas merah. Asam jawa disiapkan sebagai alternatif.

Baca juga Tim Nawasena ITS Juara Kompetisi Desain Kapal di Amerika

Untuk perawatan, tim menyarankan pemupukan dengan interval panjang dan pemakaian mulsa karpet agar pengelolaannya lebih hemat.

Permintaan dari Perusahaan

Managing Director PT Prima Nur Panurjwan, Bian Adiantoro, menjelaskan alasan perusahaannya meminta pendampingan.

“Kami sedang mencari tanaman buah yang cocok untuk ditanam di kawasan perusahaan, sekaligus bisa menjadi bagian dari lingkungan yang kami tampilkan ketika ada tamu internasional berkunjung,” katanya.

Bagikan

Baca Juga

Dayak Meratus Bertanya pada Sebatang Bambu Sebelum Membuka Ladang
Benih Padi Gamagora 7 UGM Sudah Tersebar ke 11 Provinsi
Mentan Siap Beli Kedelai UGM, Sebut 4 Juta Hektare Sawit Disita
Rektor IPB Alim Setiawan Dilantik Jadi Wakil Menteri Pertanian
Istilah Tanam Padi Sasak di Bayan Hilang Bersama Ritualnya
Kebun Sagu Orang Kamoro di Mimika Tumbuh Tanpa Ada yang Merawat