Cekricek.id — Lima mahasiswa Universitas Brawijaya membuat sendok elektronik bernama SiManis yang memunculkan sensasi rasa manis di lidah tanpa menambahkan gula. Alat itu memadukan rangsangan suhu 25 sampai 35 derajat Celsius dan arus mikro 20 sampai 200 mikroampere.
Karya itu didanai Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, menurut keterangan tertulis Universitas Brawijaya, Rabu (02/09/2026). Tim beranggotakan Malfino Altara Satyaraka, Vika Nur Ristiana, Irsyad Annafi Nurhikmah, Malikah Nurbaiti Balenzya, dan Aisa Yoshinta Maharani, dengan pembimbing Eka Maulana.
Baca juga Mahasiswa UB Buat Penyerap Residu Antibiotik dari Sawit
Ketua tim, Malfino Altara Satyaraka, menjelaskan cara kerja alat tersebut.
“Cara kerjanya memadukan stimulasi termal dan arus mikro berintensitas rendah secara aman pada reseptor rasa manis di lidah. Otak akan menerima sinyal persepsi manis tanpa ada molekul gula yang masuk ke tubuh,” katanya.
Baca juga Mahasiswa UGM Ubah Bekatul Jadi Plester Penurun Lemak Darah
Alat itu memakai baterai berkapasitas 1.600 miliampere jam dan dilengkapi pemutus otomatis ketika suhu menyentuh 40 derajat Celsius.
Anggota tim berasal dari tiga fakultas, yaitu Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran Gigi, dan Fakultas Kedokteran.
Baca juga Mahasiswa UGM Kembangkan Obat TBC yang Dihirup ke Paru
Tim belum menyebutkan hasil uji pada responden, keamanannya bagi penyandang diabetes, maupun rencana produksi massal.














