Cekricek.id — Lima mahasiswa Universitas Brawijaya mengembangkan komposit magnetik bernama Tetradsorp untuk menyingkirkan residu antibiotik tetrasiklin dari air. Bahan bakunya sebagian berasal dari tandan kosong kelapa sawit yang sebagian besar belum dimanfaatkan.
Riset itu berjalan di bawah Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Eksakta, menurut keterangan tertulis Universitas Brawijaya, Rabu (02/09/2026). Indonesia memproduksi sekitar 50 juta ton minyak kelapa sawit setahun dan menyisakan tandan kosong 23 sampai 30 persen dari tiap ton tandan buah segar, dengan 73,4 persen atau 11,37 juta ton belum termanfaatkan.
Baca juga Mahasiswa UB Olah Eceng Gondok Jadi Bahan Bakar Nabati
Persoalan yang dibidik adalah resistensi antimikroba. Resistensi bakteri Escherichia coli terhadap tetrasiklin tercatat 69,1 persen.
Analis material tim, Fathimah Azzahra, menjelaskan cara kerja komposit tersebut.
Baca juga Undip Serahkan Lima Unit Pengolah Air Bencana ke BNPB
“Melalui Tetradsorp, kami mengintegrasikan CMC, MOF, Fe3O4, dan TiO2 untuk menyisihkan tetrasiklin melalui mekanisme adsorpsi dan fotokatalisis. Komposit ini juga memiliki sifat magnetik sehingga lebih mudah dipisahkan dari larutan setelah proses pengolahan,” katanya.
Ketua tim, Annisa Nurul Aini, menyebut riset itu sekaligus menaikkan nilai limbah sawit. “Melalui Tetradsorp, kami tidak hanya ingin mengembangkan material untuk menyisihkan tetrasiklin, tetapi juga memanfaatkan TKKS sebagai sumber daya lokal yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi material bernilai tambah,” ujarnya.
Baca juga Mahasiswa UNAIR Sulap Bambu Betung Jadi Penyaring Air Bencana
Dosen pembimbing, Dr. Ika Oktavia Wulandari, S.Si., M.Si., mengaitkannya dengan pencemaran perairan. “Penelitian ini diharapkan dapat membantu mengurangi pencemaran tetrasiklin di perairan sekaligus berkontribusi dalam upaya menghadapi permasalahan antimicrobial resistance,” katanya.
Tim belum menyebutkan persentase tetrasiklin yang berhasil disingkirkan dalam pengujian maupun kapasitas olah komposit itu per satuan berat.














