UNICEF: 20 Juta Anak Setahun Alami Kekerasan Seksual Daring

A A

Seorang anak menatap layar ponsel yang menyala di ruangan berpencahayaan biru. [Foto: Pexels/Ron Lach]

Cekricek.id — Lebih dari 20 juta anak di 21 negara mengalami paparan konten seksual yang tidak diinginkan atau eksploitasi daring setiap tahun. Angka itu setara satu dari lima anak berusia 12 sampai 17 tahun di negara-negara yang diteliti.

Temuan tersebut termuat dalam laporan Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa, menurut laporan Al Jazeera, Kamis (03/09/2026).

Baca juga Penembakan di Minneapolis, Dua Tewas dan Tiga Polisi Luka

Direktur Eksekutif UNICEF, Catherine Russell, menyebut laporan itu membuka kenyataan yang menyakitkan.

“The report reveals a painful reality. More than 20 million children across the countries studied were subjected to unwanted explicit sexual content or exploitation online, often in the digital spaces where they learn, play, and connect with friends,” katanya, yang berarti lebih dari 20 juta anak mengalaminya justru di ruang digital tempat mereka belajar dan bermain.

Baca juga Pemerintahan Meloni Jadi yang Terlama di Italia Sejak 1945

Ia menambahkan banyak anak menanggungnya sendirian. “These experiences cause profound emotional and mental distress. Many children suffer in silence, unsure where to turn for help. We cannot look away,” ujarnya.

Rincian laporan menyebut 15 juta anak terpapar konten seksual yang tidak diinginkan, 9 juta diminta terlibat percakapan seksual atau mengirim gambar, dan 4 juta mendapati gambar pribadinya disebarkan tanpa persetujuan. Lebih dari 60 persen kejadian berlangsung di media sosial.

Baca juga Kongres AS Tolak Amandemen Pembatasan Jumlah Hakim Agung

Kurang dari satu persen kejadian dilaporkan kepada pihak berwenang. Anak yang mengalaminya tercatat empat kali lebih berisiko memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup.

Direktur Eksekutif Digital Rights Foundation Pakistan, Nighat Dad, menilai persoalannya bukan pada keberanian anak.

“Children are not failing to report; they have correctly worked out that there is nowhere to report to,” katanya, yang berarti anak-anak bukan gagal melapor, melainkan menyadari tidak ada tempat untuk melapor.

Bagikan

Baca Juga

Tangan memegang ponsel yang merekam Giorgia Meloni di hadapan massa
Pemerintahan Meloni Jadi yang Terlama di Italia Sejak 1945
Pandangan udara persimpangan jalan dengan sejumlah ambulans dan mobil polisi
Penembakan di Minneapolis, Dua Tewas dan Tiga Polisi Luka
Nicolas Maduro digiring agen berjaket DEA di antara petugas bersenjata
Maduro Klaim Imunitas, Minta Dakwaan AS Dibatalkan
Foto yang menyertai laporan Al Jazeera tentang Mahkamah Agung Amerika Serikat
Kongres AS Tolak Amandemen Pembatasan Jumlah Hakim Agung
Presiden Amerika Serikat Donald Trump duduk di meja kerja Ruang Oval
Trump Ancam Serangan Lanjutan, Iran Bantah Klaim AS
Pedro Sanchez menunduk di depan papan latar belakang berlogo NATO
Laporan Bocor soal Peran Maroko Guncang Pemerintah Spanyol