Yura Yunita Jadi Srikandi di Pagelaran Sabang Merauke 2026

A A

Yura Yunita tampil membawakan tokoh Srikandi bersama S.T.S.I. Ensemble dari Surakarta. [Foto: Instagram/@yurayunita]

Cekricek.id— Penyanyi Yura Yunita mengumumkan keterlibatannya dalam pergelaran seni budaya Sabang Merauke 2026. Lewat sebuah unggahan di Instagram, ia memperlihatkan momen kolaborasinya bersama S.T.S.I. Ensemble dari Akademi Seni dan Tari Surakarta dalam segmen bertajuk “Hikayat Srikandi Nusantara”.

“Hikayat Srikandi Nusantara @pagelaransabangmerauke 21-23 Agustus 2026. Sampai bertemu,” kata Yura Yunita dalam keterangan unggahannya di Instagram, Kamis (13/8/2026).

Kolaborasi dengan Ansambel Tari Surakarta

Dalam unggahan tersebut, Yura tampil membawakan sosok Srikandi, tokoh perempuan pendekar dalam kisah pewayangan Mahabharata yang dikenal berani dan mahir memanah. Penampilannya berkolaborasi dengan S.T.S.I. Ensemble dari Akademi Seni dan Tari Surakarta, menghadirkan perpaduan olah vokal dan gerak tari tradisional dalam satu panggung.

Bagian dari Rangkaian Sabang Merauke 2026

Pagelaran Sabang Merauke 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 23 Agustus mendatang. Acara tahunan ini kerap menghadirkan sejumlah musisi dan aktris Tanah Air untuk membawakan tokoh-tokoh legenda dan cerita rakyat Nusantara di atas panggung, sebagai bagian dari misi memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada publik.

Baca juga: Raisa Jelma Jadi Srikandi di Pagelaran Sabang Merauke, Netizen Minta Main Film

Kabar keikutsertaan Yura ini muncul tak lama setelah penampilannya yang memukau penonton The Sounds Project 2026. Unggahan terbarunya soal Sabang Merauke pun langsung disambut antusias oleh para penggemar yang menantikan aksi panggungnya di ajang budaya tersebut.

Baca juga: Yura Yunita Pukau Penonton The Sounds Project 2026 dengan Balutan Kuning Menyala

Dengan keterlibatan sejumlah nama besar seperti Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 diproyeksikan kembali menjadi salah satu pertunjukan seni budaya yang dinanti publik pada pertengahan Agustus ini.

Bagikan

Baca Juga

Histeria dalam Bailau, Nada yang Diam-diam Selalu Bergeser
Rekonstruksi Kreatif Trumpet Padukan Klasik, Melayu, Latin
Dendang Suayan Balenggek Diubah Jadi Fantasia Orkestra
Contrabass Beralih Peran lewat Tiga Repertoar Lintas Genre
Malapak, Saat Indang Solok Diubah Jumlah dan Bunyinya
Yusuf Gayos Ubah Vokal Barzah Jadi Lagu Kaylana Batang Hari