Institut Agama Islam Negeri (IAIN)

Kamus Sejarah Indonesia -

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Apa Itu Institut Agama Islam Negeri (IAIN)?

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) adalah bentuk perguruan tinggi Islam negeri di Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan akademik dalam disiplin ilmu keagamaan Islam. IAIN merupakan salah satu bentuk perguruan tinggi Islam negeri selain universitas Islam negeri (UIN) dan sekolah tinggi agama Islam negeri (STAIN).

Rintisan berdirinya IAIN ialah menjadikan Fakultas Agama Universitas Islam Indonesia (UII) sebagai Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) yang diresmikan pada 26 September 1951.

Hampir sepuluh tahun sejak peresmian tersebut, pada 1960, pemerintah menetapkan PTAIN melalui Peraturan Presiden Nomor 11 tanggal 9 Mei 1960 dengan nama Al-Jami’ah al-islamiyah yang bertempat di Yogyakarta.

Kemudian pada 1963 IAIN membuka cabang yang bertempat di Jakarta. Sejak saat itu, IAIN Yogyakarta berganti nama menjadi IAIN Sunan Kalijaga sementara cabang Jakarta berganti dengan nama IAIN Syarif Hidayatullah.

Pendirian IAIN sebagai lembaga pendidikan yang berada di bawah Departemen Agama bertujuan menghasilkan intelektual muslim yang terdidik dan berkomitmen dengan berlandaskan Islam.

Oleh karena itu pembentukan IAIN adalah memberikan pengajaran yang menjadi pusat untuk mengembangkan dan memperdalam ilmu pengetahuan tentang agama Islam.

Selama 40 tahun, Indonesia telah memiliki lebih dari sepuluh IAIN yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

Pada 2002, terjadi perubahan kelembagaan pendidikan tinggi Islam yaitu adanya perubahan bentuk dari Institut Agama Islam Negeri menjadi Universitas Islam Negeri (UIN. Saat ini terdapat 11 IAIN yang berubah menjadi UIN.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Deretan lampion merah tergantung di bangunan kelenteng
Rayap di Tiang 1771: Klenteng Tertua Semarang Bertahan dari Sumbangan Umat
Hamparan hutan hujan tropis terlihat dari udara
Sejarah Indonesia Masih Jarang Menempatkan Alam sebagai Pelaku
Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Tumpukan surat kabar lama yang menguning
Iklan yang Menyamar Jadi Berita: Cara Belanda Merayu Kaum Terpelajar ke Lampung
Penari mengenakan busana tradisional Indonesia dalam sebuah pertunjukan
Sepuluh Klaim Budaya dalam Sepuluh Tahun: Bagaimana Indonesia Membalas
Bangunan bergaya kolonial Belanda di kawasan kota tua Jakarta
Dari 17.000 Orang Indo Melarat ke Partai Politik Pertama di Hindia Belanda