Berapa Kebutuhan Protein Kita Setiap Hari? Begini Penjelasan dan Manfaat Memenuhi Kebutuhan Protein

Berapa Kebutuhan Protein Kita Setiap Hari? Begini Penjelasan dan Manfaat Memenuhi Kebutuhan Protein

Ilustrasi. [Canva]

Dapatkan wawasan mendalam tentang kebutuhan protein harian Anda, manfaat kesehatan yang ditawarkan, dan pentingnya memahami asupan optimal tergantung pada faktor-faktor individu. Cari tahu lebih lanjut tentang kebutuhan protein di sini!

Cekricek.id - Begitu krusialnya protein bagi tubuh kita, ia sebenarnya sudah menjadi bahan pokok dalam diet kita sejak lama. Dinamakan dari kata Yunani "prota", yang berarti 'utama', protein telah diakui sebagai elemen vital bagi fungsi sel kita. Namun, saat ini, protein tampaknya ada di mana-mana - dari produk makanan ringan hingga minuman.

Namun, dengan semua opsi makanan berprotein yang tersedia, apakah kita benar-benar memerlukan semua itu? Ternyata, kebutuhan kita akan protein bergantung pada tujuan komposisi tubuh, usia, berat, dan jenis kelamin. Meski begitu, fakta mengejutkan menunjukkan bahwa hampir sepertiga orang dewasa di Amerika kurang dalam asupan protein.

Asupan protein yang tepat esensial dalam menjaga massa otot, meningkatkan rasa kenyang, dan membangun kekuatan. Namun, berapa banyak yang harus kita konsumsi agar mendapat manfaat optimal? Dilansir menshealth, berikut ulasannya.

Kenapa Protein Begitu Esensial?

Asam amino yang terkandung dalam protein berperan penting dalam pembentukan dan perawatan otot dan tulang kita. Tak hanya itu, protein juga memiliki peran besar dalam berbagai proses sel, mulai dari fungsi imun hingga pengangkutan oksigen. Kualitas protein, khususnya komposisi asam aminonya, terbukti semakin penting seiring dengan bertambahnya usia.

Protein tak hanya vital untuk struktur tubuh kita, namun juga berperan dalam mengendalikan rasa lapar dan meningkatkan fungsi otak. Dalam esensi, protein adalah elemen multifungsi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Apakah Anda Mendapat Cukup Protein?

Sangat ironis, meskipun ada tren meningkatnya konsumsi produk berprotein, asupan protein rata-rata di Amerika tak mengalami peningkatan yang signifikan dalam 30 tahun terakhir. Heather Leidy, Ph.D., seorang ahli nutrisi dari Universitas Purdue, menunjukkan bahwa kebanyakan orang hanya mengonsumsi protein sekitar 10-15% dari total asupan harian mereka. Namun, penelitian menyarankan bahwa angka 20-30% mungkin lebih optimal. Dan itu sangat tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan protein tubuh kita.

Sebagai patokan, pria dengan berat 84kg yang ingin mempertahankan beratnya perlu mengonsumsi antara 90 hingga 120 gram protein setiap hari. Dan tentu saja, protein ini bisa berasal dari sumber nabati seperti kedelai, quinoa, dan kacang-kacangan.

Namun, ada satu aspek krusial untuk diperhatikan: meski protein penting, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan peningkatan asupan kalori, yang berpotensi menambah berat badan.

Perubahan Kebutuhan Protein dengan Bertambahnya Usia

Tak dapat dipungkiri, dengan bertambahnya usia, kita cenderung kehilangan massa otot. Namun, dengan meningkatkan asupan protein dan melibatkan diri dalam latihan kekuatan, kita bisa meminimalisir efek negatif dari proses penuaan tersebut.

Risiko Kekurangan Protein

Tanpa cukup protein, pembentukan otot menjadi terhambat dan kecenderungan untuk ngemil meningkat, yang bisa berujung pada kenaikan berat badan. Dalam kasus yang lebih parah, seseorang bisa mengalami defisiensi protein, kondisi yang tentunya sangat tidak diinginkan.

Nah itulah ulasan tentang kebutuhan protein yang harus kita penuhi. Semoga menginspirasi.

Tag:

Baca Juga

Ilustrasi tabung sampel darah di laboratorium
Kadar Lp(a) di Atas 175 nmol/L Berkaitan dengan Risiko Stroke yang Lebih Tinggi
Ilustrasi segelas jus jeruk segar
Segelas Jus Buah Sehari Menyertai Skor Depresi Lebih Rendah pada Uji Empat Pekan
Ilustrasi perawat berjalan di koridor rumah sakit
Perang Iran Pukul Wisata Medis India, Pasien dari Teluk Anjlok hingga 60 Persen
Ilustrasi petani memegang kentang hasil panen
Penduduk Asli Andes Punya Sepuluh Salinan Gen Pencerna Pati, Diduga Warisan Ribuan Tahun Makan Kentang
Ilustrasi obat dalam kemasan blister dan kapsul
Pil GLP-1 Aleniglipron Pangkas Berat Badan 12,1 Persen dalam 36 Pekan
Guru mendampingi anak-anak belajar di ruang kelas
Psikolog UMM Ingatkan Guru Tak Buru-buru Melabeli Anak Berkebutuhan Khusus