UNAND Sambut 7.602 Mahasiswa Baru 2026, Rektor: Jaket Hijau Simbol Kepercayaan yang Harus Dibuktikan

Mahasiswa baru Universitas Andalas mengenakan jaket hijau dalam BAKTI 2026

Mahasiswa baru Universitas Andalas mengenakan jaket hijau khas kampus dalam rangkaian BAKTI 2026 di Limau Manis, Padang. [Foto: Humas Unand]

Cekricek.id — Universitas Andalas (UNAND) menyambut 7.602 mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 lewat rangkaian Bimbingan Aktivitas Kemahasiswaan dalam Tradisi Ilmiah (BAKTI) 2026, sebagai langkah awal mengenal kehidupan akademik, budaya, dan lingkungan kampus di Limau Manis, Padang.

Dikutip dari laman resmi Universitas Andalas, unand.ac.id, Rabu (12/8/2026), dari total mahasiswa baru itu, sebanyak 7.537 orang diterima lewat jalur reguler, sedangkan 65 lainnya berasal dari jalur afirmasi dan internasional.

75.134 Pendaftar Perebutkan Kursi

Tingginya jumlah mahasiswa baru itu sejalan dengan besarnya minat pendaftar. Pada proses penerimaan 2026, tercatat 75.134 peminat mendaftar ke UNAND lewat berbagai jalur seleksi — 2.464 diterima lewat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 3.347 lewat Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan 3.023 lewat Seleksi Masuk Universitas Andalas (SIMA).

Wakil Rektor I UNAND, Prof. Syukri Arief, mengatakan tingginya jumlah peminat menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kampusnya.

“Tahun ini Universitas Andalas diminati oleh 75.134 calon mahasiswa melalui berbagai jalur penerimaan. Angka ini tentu menjadi sebuah kepercayaan sekaligus tanggung jawab bagi kita untuk memastikan mahasiswa yang telah memilih Universitas Andalas memperoleh pendidikan yang berkualitas, lingkungan akademik yang mendukung, serta kesempatan seluas-luasnya untuk mengembangkan potensi mereka,” ujar Syukri Arief pada Rabu (12/8) saat pembukaan BAKTI Batch II.

Ia menambahkan, mahasiswa baru tidak hanya dituntut mengejar capaian akademik, tetapi juga diharapkan membangun karakter, memperluas pengalaman, mengembangkan kreativitas, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Jaket Diterima di Awal, Bukan di Akhir

Rektor UNAND, Efa Yonnedi, Ph.D, mengingatkan bahwa keberhasilan menjadi mahasiswa bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan kepercayaan yang harus dijawab dengan kerja keras, karya, dan kontribusi bagi masyarakat serta bangsa. Ia memaknai jaket hijau UNAND yang dikenakan mahasiswa baru bukan sekadar identitas almamater, melainkan simbol kepercayaan yang diberikan sejak awal untuk kemudian dibuktikan selama menjalani pendidikan.

“Kalian menerima jaket ini di awal, bukan di akhir. Artinya, kepercayaan sudah diberikan lebih dulu. Sekarang giliran kalian membuktikan bahwa kepercayaan itu pantas kalian pakai selama beberapa tahun ke depan,” pesan Efa Yonnedi.

Akses Lebih Terbuka bagi Mahasiswa Kurang Mampu

UNAND turut memperluas akses pendidikan bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang. Pada penerimaan tahun ini, tercatat 606 mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dari jalur SNBP dan 534 mahasiswa penerima KIP-K dari jalur SNBT, dengan 145 mahasiswa lain masih menunggu penetapan penerima KIP-K karena proses penyesuaian data desil. Selain itu, UNAND menerima 21 mahasiswa lewat program ADik/ADEM serta tiga mahasiswa penyandang disabilitas.

Bagian dari Kampus yang Terus Merentangkan Jejaring

Penerimaan mahasiswa baru ini berlangsung di tengah rentetan aktivitas kampus-kampus Sumatera Barat memperluas jangkauan, baik ke luar negeri maupun ke persoalan di kampung sendiri. Sepekan sebelumnya, UNAND mengajak Sumbar berpaling ke Samudra Hindia lewat kerja sama IORA, sementara secara terpisah kampus ini juga menyebar 3.800 bibit pohon di sembilan lokasi bekas banjir bandang sebagai bagian dari mitigasi bencana berbasis vegetasi.

Baca juga: IPM 84,93, Wamendiktisaintek Sebut Padang Punya Modal Jadi Kota Global Berbasis Pendidikan

Rasio 75.134 pendaftar berbanding 7.602 kursi yang tersedia menunjukkan persaingan masuk UNAND kian ketat setiap tahunnya. Bagi mahasiswa yang lolos, rangkaian BAKTI 2026 menjadi gerbang pertama sebelum mereka benar-benar memasuki ruang-ruang kuliah pada semester mendatang.

Baca Juga

Konferensi pers Polda Sumbar soal pengungkapan penyelewengan BBM bersubsidi
Polda Sumbar Ungkap 5 Kasus Penyelewengan BBM Bersubsidi, 7 Tersangka Diamankan dan 13.298 Liter Disita
Alat berat menangani badan jalan yang amblas di ruas Silago, Bukik Kubang, Dharmasraya
Jalan Amblas di Bukik Kubang Silago, PUPR Dharmasraya Pasang 14 Box Culvert dalam Dua Hari
Juru bahasa isyarat menerjemahkan sambutan untuk mahasiswa baru tuli dalam PKKMB Universitas Negeri Padang 2026
Cerita Juru Bahasa Isyarat Dampingi Mahasiswa Tuli di PKKMB UNP 2026
Personel BPBD Kota Padang mengevakuasi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem
Cuaca Ekstrem Terjang Padang, BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Enam Lokasi dan Banjir di 74 Titik
Wakil Bupati Solok H. Candra dalam forum investasi hijau bersama delegasi Korea Selatan
Kabupaten Solok Jajaki Investasi Hijau Bersama Delegasi Korea Selatan, Bidik Ekonomi Sirkular Sampah
Ilustrasi suasana diskusi akademik di ruang kuliah, bukan foto Prof. Lita Tyesta
Pakar Hukum UNDIP: Regulasi yang Baik Harus Berporos pada Kepentingan Rakyat