- Aston Villa mencabut ancaman tindakan hukum terhadap Jamie Carragher.
- Carragher meminta maaf dan menyebut bahasanya pekan ini kikuk dan keliru.
- Polemik dipicu ucapan Carragher soal Unai Emery dan Manchester United.
Cekricek.id — Aston Villa membatalkan ancaman tindakan hukum terhadap pandit Sky Sports Jamie Carragher, Senin (2/11/2026). Keputusan itu diambil setelah mantan bek Liverpool dan timnas Inggris tersebut meminta maaf atas ucapannya terhadap klub dan suporter Villa.
Demikian laporan BBC Sport. Pada Jumat (30/10/2026), Villa menyatakan akan menempuh jalur hukum atas apa yang mereka sebut “hinaan yang tidak dapat diterima” dari Carragher di podcast Stick to Football. Villa tidak pernah benar-benar memulai proses hukum itu, tetapi kini mencabut ancamannya setelah Carragher meminta maaf.
Lewat media sosial, Sabtu (31/10/2026), Carragher menarik ucapannya. “Saya ingin meminta maaf kepada Aston Villa, para pemilik, dan suporter mereka,” tulisnya. “Bahasa saya pekan ini kikuk dan keliru.”
“Saya bisa memastikan kepada suporter Villa bahwa itu hanya candaan, tetapi saya bisa memahami itu tidak tersampaikan seperti itu, jadi saya minta maaf,” lanjut Carragher.
Carragher sebelumnya mengaitkan pelatih Villa Unai Emery dengan kursi pelatih Manchester United yang kini diisi Michael Carrick, lalu meminta suporter Villa diam setelah mengkritiknya. Ia juga menilai Emery, yang pernah menangani Paris Saint-Germain dan Arsenal, ingin kembali melatih klub raksasa. “Aston Villa tidak akan pernah menjadi Manchester United,” kata Carragher kala itu.
Emery bergabung dengan Villa pada 2022 dan mengubah klub itu dari tim yang berjuang menghindari degradasi menjadi langganan Liga Champions. Ia juga membawa Villa menjuarai Liga Europa pada 2026.
Baca juga: Aston Villa Akan Gugat Carragher karena Hina Klub dan Suporter
Baca juga: Aston Villa Kalahkan Manchester City 2-1, Jackson Borong Dua Gol
Baca juga: Carrick Tetap Pimpin Manchester United saat Lawan Chelsea















