Trump Kembali Sebut Abdul El-Sayed Jihadis di Kampanye Terakhir

A A

Presiden AS Donald Trump berpidato dalam kampanye pemilu sela di Bandara Regional Salina, Kansas, Minggu (1/11/2026). [Foto: Brendan Smialowski/AFP via Al Jazeera]

  • Trump kembali menyebut kandidat senator Demokrat Abdul El-Sayed sebagai jihadis dalam kampanye di Iowa dan Kansas.
  • Trump berkelakar Senat harus memasang detektor logam khusus untuk El-Sayed bila ia terpilih.
  • Trump juga mengulang klaim tak berdasar bahwa El-Sayed anggota Ikhwanul Muslimin.
  • Kedua kampanye itu menjadi acara perjalanan terakhir Trump sebelum pemilu sela 3 November.

Cekricek.id — Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyebut kandidat senator Partai Demokrat dari Michigan, Abdul El-Sayed, sebagai “jihadis” dalam kampanye di Iowa dan Kansas, beberapa hari sebelum pemilu sela yang akan menentukan penguasa Kongres pada dua tahun terakhir masa jabatannya.

Dalam dua kampanye pada Minggu, Trump makin menggencarkan retorika Islamofobia dan teori konspirasi tentang Partai Demokrat, sebagaimana diberitakan Al Jazeera, Senin (2/11/2026).

Trump berkelakar bahwa bila El-Sayed terpilih, Senat harus memasang detektor logam khusus untuk memeriksanya sebelum masuk gedung.

“Kita akan punya seratus senator, dan sebagian besar akan langsung masuk [ke Senat]… Kita harus menyediakan detektor logam khusus untuk Abdul,” kata Trump, disambut tawa massa.

Ia juga mengulang klaim tak berdasar bahwa El-Sayed anggota Ikhwanul Muslimin, gerakan transnasional yang sejumlah cabangnya telah ditetapkan AS sebagai organisasi “teroris” asing.

Di kedua acara, Trump berulang kali mendesak pendukungnya memberikan suara dan meminta mereka “anggap saja saya ada di surat suara” untuk membangkitkan semangat pemilih Republik, menjelang pemilu yang menurut jajak pendapat bisa berat bagi partainya.

Kedua kampanye sempat dibatalkan pekan lalu sebelum mendadak dijadwalkan ulang, dan menjadi acara perjalanan terakhir Trump sebelum pemilu. Pidatonya beberapa kali diinterupsi para pengganggu.

Trump juga menyerang anggota DPR AS dari Minnesota Ilhan Omar, yang ia tuding tanpa bukti pernah menikahi saudara laki-lakinya sendiri dan memiliki anak darinya.

Di Kansas, Trump menyerang kandidat senator Demokrat Adam Hamilton, seorang pendeta gereja, karena dukungannya terhadap hak transgender, dan menyebutnya “kaku” karena membaca khotbah dari teleprompter.

Di Iowa, Trump mengatakan akan “senang” bila anggota DPR dari Partai Demokrat Haley Stevens, yang kalah dari El-Sayed dalam pemilu pendahuluan, berpindah partai setelah ia mendukung lawan El-Sayed dari Partai Republik, Mike Rogers.

Meski Iowa dan Kansas sebagian besar diwakili legislator Republik, jajak pendapat menunjukkan Demokrat bisa merebut kedua negara bagian itu. Kansas terakhir kali memilih senator dari Partai Demokrat pada 1932. Pemilu sela AS digelar pada 3 November.

Bagikan

Baca Juga

Ribuan Orang Tuntut Kepala Komisi Pemilu India Mundur
Senator Demokrat AS Chris Murphy Alami Stroke Jelang Pemilu Sela
Asap Rokok Lebih Terkait Asma Anak Perempuan dan di Bawah 9 Tahun
Erdogan Desak Rusia dan Ukraina Hentikan Serangan di Laut Hitam
PBB: 290.000 Warga Yaman Mengungsi, Houthi Tembak Istana Aden
Demo Gen Z Digelar di Berlin dan Lebih dari 30 Kota Jerman