FK Unimal Bentuk Kelompok Siaga Bencana Banjir di Aceh Utara

A A

Warga dan mahasiswa kedokteran mengikuti pembentukan kelompok siaga bencana banjir di Gampong Reuleut Timur. [Foto: Universitas Malikussaleh]

Cekricek.id — Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh membentuk kelompok siaga bencana banjir di Gampong Reuleut Timur, Kabupaten Aceh Utara, bersama warga setempat.

Pembentukan kelompok itu berlangsung pada 4 September 2026 dan diumumkan lewat portal berita resmi Unimal, Minggu (06/09/2026).

Kelompok siaga bencana adalah wadah warga di tingkat desa yang disiapkan untuk mengenali ancaman, menyusun rencana, dan bertindak lebih dulu sebelum bantuan luar datang.

Kegiatan tersebut diikuti 40 peserta, terdiri atas anggota kelompok siaga bencana dan warga Gampong Reuleut Timur.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Utara ikut mendukung pelaksanaannya, bersama mahasiswa Fakultas Kedokteran Unimal.

Ketua tim pengabdian, Wheny Utariningsih, menyebut kelompok semacam ini memberi warga ruang untuk menyiapkan diri secara terstruktur.

“Melalui kelompok siaga bencana, masyarakat mendapat wadah untuk meningkatkan pengetahuan, kapasitas, dan koordinasi dalam menghadapi ancaman banjir,” katanya.

Baca juga pelatihan relawan menangani sesak napas korban kabut asap

Gampong adalah sebutan untuk desa di Aceh, satuan pemerintahan terkecil yang dipimpin keuchik.

Koordinasi Tingkat Desa Menentukan Kecepatan Penanganan Banjir

Banjir termasuk bencana yang berulang di banyak wilayah Aceh Utara, terutama pada musim hujan ketika sungai meluap ke permukiman.

Curah hujan tinggi di hulu kerap membuat permukaan air naik cepat, sehingga waktu untuk bersiap menjadi pendek.

Pada kejadian seperti itu, jarak dan kondisi jalan sering membuat bantuan dari kabupaten tidak bisa tiba dalam hitungan jam pertama.

Karena itu penanganan awal biasanya bergantung pada warga sendiri: memindahkan kelompok rentan, mengamankan dokumen, dan menyampaikan informasi ke petugas.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah adalah lembaga pemerintah kabupaten yang menangani pencegahan, penanganan darurat, dan pemulihan setelah bencana.

Struktur koordinasi di tingkat desa membuat pekerjaan itu terbagi jelas, sehingga tidak menumpuk pada satu atau dua orang.

Baca juga kajian ketangguhan pelabuhan menghadapi ancaman tsunami

Kesiapsiagaan berbeda dari penanganan darurat: yang pertama dikerjakan jauh sebelum bencana datang, yang kedua saat kejadian berlangsung.

Peran Fakultas Kedokteran dalam Kesiapsiagaan Bencana

Keterlibatan fakultas kedokteran membawa sisi kesehatan ke dalam kesiapsiagaan, yang kerap tertinggal dibanding urusan logistik dan evakuasi.

Banjir membawa risiko penyakit yang menyusul setelah air surut, mulai dari penyakit kulit, diare, hingga infeksi saluran pernapasan.

Kelompok rentan seperti bayi, ibu hamil, lanjut usia, dan penyandang penyakit menahun membutuhkan penanganan yang berbeda saat mengungsi.

Ketersediaan air bersih di lokasi pengungsian menjadi penentu utama apakah penyakit menular ikut menyebar atau tidak.

Pengetahuan semacam itu yang coba dipindahkan tim ke warga, agar penanganan tidak berhenti pada penyelamatan fisik semata.

Baca juga pemasangan filtrasi pasir lambat untuk air gambut warga

Pelatihan yang melibatkan mahasiswa kedokteran sekaligus menjadi ruang belajar lapangan bagi calon dokter.

Kegiatan ini merupakan pengabdian kepada masyarakat, salah satu tugas pokok perguruan tinggi selain pendidikan dan penelitian.

Kelompok yang sudah terbentuk masih memerlukan pendampingan berkala agar pengetahuan yang diterima tidak berhenti pada satu pelatihan.

Bagikan

Baca Juga

Foto bersama saat asesmen lapangan Program Studi Pendidikan Fisika Unimal oleh dua asesor LAMDIK
Prodi Pendidikan Fisika Unimal Raih Akreditasi Unggul LAMDIK
Empat tangki pengolahan air dengan pipa biru
Undip Serahkan Lima Unit Pengolah Air Bencana ke BNPB
Kepala BNPB Suharyanto menyerahkan bantuan kepada anak-anak penyintas gempa di Ende
Rumah Rusak Gempa NTT Dibantu Rp15 Juta dan Rp30 Juta
Camat Kuranji memimpin sosialisasi pendataan susulan bansos banjir bersama warga di Gunung Sarik
Kuranji Padang Data Ulang Bansos Banjir Susulan Tahap Kedua
Ilustrasi pintu masuk bekas tambang tua di kawasan berbatu
Longsor Timbunan Tambang di Rustenburg Afrika Selatan Tewaskan 14 Penambang Ilegal
Ilustrasi sekoci penyelamat oranye dengan kapal feri penumpang di kejauhan
Feri Terbalik di Danau Kariba Zimbabwe, 15 Tewas dan 27 Hilang