- Gedung Putih menyatakan Melania Trump mengamankan gencatan senjata lokal di Oleshky, kota Ukraina yang diduduki Rusia.
- Pejabat senior Ukraina menyebut gencatan senjata di Oleshky akan segera berlaku, sementara Rusia belum berkomentar.
- Sekitar 2.000 warga yang tersisa dan ingin dievakuasi akan diangkut ke Rusia atau Ukraina sesuai pilihan mereka.
Cekricek.id — Gedung Putih menyatakan Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump telah “mengamankan gencatan senjata” antara Rusia dan Ukraina di Oleshky, kota di selatan Ukraina yang diduduki Rusia sejak Februari 2022.
Setelah pengumuman itu, seorang pejabat senior Ukraina mengatakan kepada Reuters bahwa gencatan senjata di Oleshky akan segera berlaku, sebagaimana diberitakan Al Jazeera, Jumat (23/10/2026). Rusia belum berkomentar.
“Situasi di Oleshky sangat buruk. Oleshky adalah kota garis depan perang yang berada di ambang bencana,” kata Melania dalam pernyataan yang dirilis Gedung Putih.
“Warga Oleshky memiliki listrik terbatas, hidup di tengah jalan yang dipenuhi ranjau, dan terus mengalami serangan militer. Sangat jelas bahwa tanpa intervensi saya, upaya memasukkan bantuan kemanusiaan ke kota itu dan mengevakuasi para lansia mustahil terwujud,” ujarnya.
Menurut Melania, perwakilannya bekerja langsung dengan “pimpinan Rusia dan Ukraina untuk menetapkan syarat gencatan senjata lokal” itu. Pemimpin sipil kedua negara akan bekerja sama membuka akses kemanusiaan bagi warga sipil di kota tersebut.
Oleshky berpenduduk 24.000 orang sebelum perang. Kota itu direbut Rusia pada hari pertama invasi skala penuh dan dihantam penembakan berat. Sebagian besar warga telah mengungsi, sementara yang bertahan menghadapi kekurangan pangan dan obat-obatan yang parah.
Melania menyebut gencatan senjata itu memungkinkan sekitar 2.000 warga yang tersisa dan ingin dievakuasi diangkut ke “tujuan pilihan” mereka di Rusia atau Ukraina. Ia menambahkan, “sebuah organisasi media Amerika yang imparsial” akan mendampingi tim Rusia dan Ukraina di lapangan, tanpa menyebut nama organisasi itu.
“Hal ini akan berperan penting untuk memastikan keinginan setiap keluarga dihormati dengan sungguh-sungguh,” katanya. Melania sebelumnya juga berupaya mempersatukan kembali anak-anak yang dibawa Rusia selama perang.
Pengumuman itu muncul setelah Kremlin menyatakan setuju melanjutkan perundingan yang dimediasi AS dengan Ukraina bulan depan. Pemerintahan Trump menyebut konsesi terbarunya kepada Moskwa, termasuk pembelian solar Rusia dan pengabaian sebagian sanksi, bertujuan menekan tingginya harga bahan bakar akibat perang AS-Israel melawan Iran.
Ukraina juga mengeluhkan gangguan Starshield, sistem satelit militer yang diandalkannya untuk sebagian besar pertahanan udara. Starshield adalah versi militer Starlink yang dioperasikan SpaceX milik Elon Musk.















