Harga Implan Gigi Dipangkas, Pesanan Sichuan Naik Lalu Melambat

A A

Model rahang bening dengan implan gigi, koleksi Deutsches Museum di Muenchen, Jerman [Foto: Tiia Monto/Wikimedia Commons, CC BY 4.0]

  • Harga rata-rata produk pemenang tender implan gigi turun menjadi 900 yuan lebih atau 55 persen lebih rendah.
  • Pembelian total implan gigi di Sichuan melonjak seketika sebesar 7.340,63 unit sesudah April 2023.
  • Rumah sakit primer hanya naik 47,25 unit, sedangkan rumah sakit swasta naik 4.611,01 unit.
  • Tren pembelian total kemudian bergeser negatif sebesar 210 unit per bulan.
  • Para penulis mengukur volume pembelian, bukan pemakaian klinis atau hasil pada pasien.
Daftar Isi
  1. Dasawarsa 1980-an: rumah sakit hidup dari selisih harga
  2. Dari 2003 sampai 2022: penduduk menua, aturan berubah
  3. September 2021 sampai April 2023: bulan-bulan sebelum harga turun
  4. April 2023: pesanan melonjak di semua jenis rumah sakit
  5. Mei 2023 sampai Mei 2025: laju yang menyusut
  6. Sesudah Mei 2025: batas yang dicatat para penulis

April 2023 menjadi garis batas. Sejak bulan itu, hasil pengadaan terpusat implan gigi berlaku penuh di Provinsi Sichuan, Tiongkok. Harga rata-rata produk pemenang tender sudah turun 55 persen. Rumah sakit dan klinik pun memesan jauh lebih banyak daripada bulan-bulan sebelumnya.

Kai Chen, Qiong Luo, Yufang Li, Yi Zhong, dan Bo Gao mencatat perubahan itu. Artikel mereka, The impact of centralized volume-based procurement policy on dental implant procurement volume in medical institutions of a Western Province in China-a single-group and double-group interruption time series analysis, terbit di BMC Public Health volume 26 tahun 2026. Empat penulis bekerja di West China Hospital of Stomatology, Sichuan University, Chengdu. Yufang Li bekerja di Sichuan Integrative Medicine Hospital di kota yang sama.

Implan gigi adalah satu dari tiga cara utama mengganti gigi yang hilang, selain gigi tiruan cekat dan gigi tiruan lepasan. Chen dan rekan-rekannya menulis bahwa implan sering dijuluki “gigi set ketiga manusia”. Fungsi, struktur, dan tampilannya mendekati gigi asli. Pemasangannya juga tidak mengganggu gigi di sebelahnya.

Harganya yang menjadi soal. Para penulis menyebut biaya tinggi sebagai penghalang ekonomi utama bagi orang yang membutuhkannya. Naskah mereka menelusuri bagaimana penghalang itu terbentuk, lalu apa yang terjadi di Sichuan ketika harga dipangkas.

Dasawarsa 1980-an: rumah sakit hidup dari selisih harga

Pada dasawarsa 1980-an Tiongkok mereformasi sistem kesehatannya ke arah pasar. Porsi belanja kesehatan nasional yang ditanggung subsidi pemerintah turun tajam, dari sekitar 40 persen menjadi sekitar 10 persen. Rumah sakit umum, penyedia utama layanan kesehatan yang bersifat nirlaba, harus mencari cara lain untuk bertahan.

Caranya adalah mengambil selisih harga. Pendapatan dari alat dan bahan medis habis pakai dipakai untuk menopang layanan. Selisih itu, tulis Chen dan rekan-rekannya, biasanya berkisar 5 sampai 20 persen dari harga beli.

Mekanisme tersebut membawa akibat yang dicatat para penulis. Harga bahan medis habis pakai menggelembung. Penghasilan dokter terkait dengan pendapatan dari bahan itu, sehingga tindakan medis berlebihan terdorong. Biaya yang tinggi juga membatasi akses warga berpenghasilan rendah, terutama di wilayah barat.

Dari 2003 sampai 2022: penduduk menua, aturan berubah

Sementara itu jumlah orang tua terus bertambah. Data National Bureau of Statistics yang dikutip para penulis menunjukkan penduduk berumur 65 tahun ke atas naik dari 97 juta pada 2003 menjadi 210 juta pada 2022. Porsinya dalam total penduduk naik dari 7,5 persen menjadi 14,9 persen.

Survei epidemiologi mulut nasional keempat mencatat jumlah gigi yang tersisa pada orang paruh baya dan lanjut usia berkurang seiring umur. Karena itu, menurut para penulis, permintaan perawatan gigi hilang meningkat cepat. National Health Commission memproyeksikan penduduk berumur 60 tahun ke atas melampaui 30 persen pada 2035.

Pada 2019 pemerintah Tiongkok mewajibkan penghapusan selisih harga bahan medis habis pakai. Lembaga kesehatan publik harus menerapkan nol selisih dan bertahap beralih ke pengadaan terpusat. Pada September 2021, National Healthcare Security Administration mengusulkan implan masuk ke platform pengadaan terpusat. Tujuannya membuat harga antarmerek lebih terbuka dan menghapus harga yang berlebihan.

Pada 2022 tender itu digelar. Pusat layanan lelang dan pengadaan obat serta alat kesehatan Provinsi Sichuan menyelenggarakan pengadaan terpusat berbasis volume untuk sistem implan gigi secara nasional. Pekerjaan itu berjalan di bawah arahan kantor pengadaan bersama bahan medis bernilai tinggi milik State Council.

Cara kerjanya dijelaskan para penulis. Pemerintah bertindak sebagai pembeli terpusat dan memakai volume pesanan banyak rumah sakit umum untuk menawar harga. Produsen yang memenuhi syarat harga dan mutu ditetapkan sebagai pemenang. Sebagai imbalan potongan harga yang dalam, mereka mendapat jaminan pangsa pasar.

Hasilnya tercatat dalam angka. Harga rata-rata produk pemenang turun menjadi 900 yuan lebih, atau 55 persen di bawah harga tengah pembelian sebelum pengadaan terpusat. Langkah itu diperkirakan menghemat pengeluaran pasien sekitar 4 miliar yuan setahun.

Baca juga Empat Dekade Karies Gigi Anak Jepang Turun Tanpa Fluoridasi Air

September 2021 sampai April 2023: bulan-bulan sebelum harga turun

Catatan Chen dan rekan-rekannya dimulai pada September 2021. Mereka memakai data pembelian daring 1.012 lembaga kesehatan di Sichuan, terdiri atas 240 lembaga publik dan 772 lembaga swasta. Di dalamnya ada 40 merek impor dan 16 merek dalam negeri, dengan sekitar 60.000 catatan pembelian.

Lembaga publik itu terbagi tiga jenjang: 20 rumah sakit primer, 69 sekunder, dan 151 tersier. Rumah sakit primer melayani masyarakat setempat. Rumah sakit sekunder menjadi pusat layanan wilayah, sedangkan rumah sakit tersier adalah pusat akademik besar di kota utama. Lembaga swasta ikut serta dalam program pengadaan terpusat nasional.

Selama masa sebelum kebijakan, September 2021 sampai April 2023, pembelian implan rata-rata 1.363,3 unit sebulan. Jumlah seluruhnya 27.266 unit. Hampir semuanya buatan luar negeri: 26.759 unit atau 98,14 persen. Implan dalam negeri hanya 507 unit, setara 1,86 persen.

Arah pembelian pada masa itu naik pelan. Para penulis menghitung tambahan 57,12 unit per bulan, tetapi kenaikan tersebut tidak bermakna secara statistik. Hal yang sama berlaku di tiap jenis rumah sakit: tidak satu pun menunjukkan tren yang bermakna sebelum kebijakan berlaku.

Pembelian implan gigi di Sichuan, sebelum dan sesudahPembelian implan gigi di Sichuan, sebelum dan sesudahPembelian implan gigi di Sichuan, sebelum dansesudahSep 2021-Apr 2023 dan Mei 2023-Mei 2025, dalam unitSebelumSesudah1.363,37.594,84Rata-rata perbulan27.266189.871Jumlah seluruhnya26.759178.884Implan impor50710.987Implan dalamnegeri1,86%5,79%Porsi dalam negeriHasil pengadaan terpusat berlaku penuh sejak April 2023.
Sumber: Kai Chen, Qiong Luo, Yufang Li, Yi Zhong, dan Bo Gao, The impact of centralized volume-based procurement policy on dental implant procurement volume in medical institutions of a Western Province in China-a single-group and double-group interruption time series analysis, BMC Public Health, 26, 2026. Grafik: Cekricek.id

April 2023: pesanan melonjak di semua jenis rumah sakit

Mulai April 2023 hasil pengadaan terpusat diterapkan penuh. Bersamaan dengan itu berlaku cara penetapan tarif baru yang memisahkan biaya jasa medis dari biaya bahan. Rumah sakit umum diwajibkan menjaga biaya jasa pemasangan tidak melebihi 4.500 yuan per implan.

Pembelian langsung naik. Chen dan rekan-rekannya mencatat lonjakan seketika sebesar 7.340,63 unit pada pembelian total, dan angka itu bermakna secara statistik. Menurut mereka, lonjakan tersebut kemungkinan berasal dari dua hal: keunggulan harga hasil perundingan terpusat, dan kemungkinan rumah sakit menimbun stok.

Kenaikan seketika terjadi di semua jenis lembaga. Rumah sakit tersier naik 2.299,26 unit dan rumah sakit sekunder 374,30 unit. Rumah sakit primer hanya naik 47,25 unit. Lonjakan terbesar ada di rumah sakit swasta, yaitu 4.611,01 unit.

Swasta dan tersier paling banyak menambah pesananRS tersier: Kenaikan seketika pembelian +2.299,26; RS sekunder: Kenaikan seketika pembelian +374,30; RS primer: Kenaikan seketika pembelian +47,25; RS swasta: Kenaikan seketika pembelian +4.611,01.Swasta dan tersier paling banyak menambahpesananKenaikan seketika pembelian implan gigi sesudah April 2023, unit1.0002.0003.0004.0000RS tersier2.299,26RS sekunder374,30RS primer47,25RS swasta4.611,01Sichuan, 1.012 lembaga kesehatan. Keempat angka bermakna secarastatistik.
Sumber: Kai Chen, Qiong Luo, Yufang Li, Yi Zhong, dan Bo Gao, The impact of centralized volume-based procurement policy on dental implant procurement volume in medical institutions of a Western Province in China-a single-group and double-group interruption time series analysis, BMC Public Health, 26, 2026. Grafik: Cekricek.id

Angka kecil di rumah sakit primer mendapat penjelasan tersendiri. Sebelum kebijakan, tulis para penulis, harga implan yang sangat tinggi mungkin menjadi penghalang bagi lembaga dengan sumber daya terbatas itu, dan banyak yang membeli sangat sedikit atau tidak sama sekali. Sesudah harga turun, layanan implan menjadi mungkin bagi mereka. Namun kemampuan teknis yang terbatas membuat pemanfaatannya belum memadai.

Merek impor mencatat lonjakan yang jauh lebih besar. Perubahan seketika pada kelompok impor lebih besar 6.380,52 unit dibanding kelompok dalam negeri. Para penulis menawarkan dua kemungkinan: rumah sakit dan pasien bergegas membeli produk impor yang dianggap lebih bermutu selagi harganya turun, atau merek impor memasang harga agresif untuk memenangi tender.

Status pemenang tender juga menentukan. Lonjakan seketika produk pemenang lebih besar 7.828,47 unit dibanding produk bukan pemenang. Pada kelompok bukan pemenang, tidak satu pun perubahan yang bermakna secara statistik. Para penulis menyimpulkan produk di luar katalog pengadaan terpusat sebagian besar tersisih di pasar.

Baca juga Separuh Peserta JKN Tak Memakai Kartunya Saat Berobat Jalan

Mei 2023 sampai Mei 2025: laju yang menyusut

Masa sesudah kebijakan dicatat dari Mei 2023 sampai Mei 2025. Pembelian rata-rata mencapai 7.594,84 unit sebulan, dengan jumlah seluruhnya 189.871 unit. Implan impor tercatat 178.884 unit atau 94,21 persen. Implan dalam negeri naik menjadi 10.987 unit, setara 5,79 persen.

Tetapi arah pembelian berubah. Tren pembelian total bergeser negatif sebesar 210 unit per bulan, dan perubahan itu bermakna secara statistik. Para penulis membacanya sebagai tanda bahwa dorongan awal tidak bertahan.

Mereka menyebut tiga kemungkinan penyebab. Pasar mungkin mulai jenuh sesudah gelombang pembelian pertama. Margin laba yang terus tertekan bisa mengurangi minat pemasok, bahkan membuat sebagian keluar dari pasar. Permintaan juga kembali normal ketika gelombang pembelian akibat kebijakan mereda.

Perubahan itu tidak merata. Di rumah sakit tersier, sekunder, dan primer, perubahan tren sesudah kebijakan tidak bermakna secara statistik. Menurut para penulis, pembelian di rumah sakit tersier dan sekunder bertahan pada tingkat yang lebih tinggi. Hanya rumah sakit swasta yang trennya bergeser negatif secara bermakna, yakni 157,55 unit per bulan.

Pola swasta itu, tulis Chen dan rekan-rekannya, mungkin mencerminkan lingkungan yang lebih digerakkan pasar. Lonjakan awal bisa berarti penyesuaian yang agresif atas ragam produk mereka. Penurunan sesudahnya mungkin menandakan kepekaan terhadap margin harga, atau peralihan dari implan yang labanya paling terpukul kebijakan.

Merek impor dan dalam negeri juga berpisah arah. Perubahan tren merek impor sesudah kebijakan lebih negatif 190,16 unit per bulan dibanding merek dalam negeri, sementara pasar dalam negeri tetap stabil. Para penulis menyebutnya tahap awal penggantian produk impor oleh produk dalam negeri.

Untuk produk pemenang tender, selisih perubahan tren terhadap produk bukan pemenang tercatat minus 179,09 unit per bulan. Angka ini tidak bermakna secara statistik. Meski begitu, para penulis menilai angka tersebut layak diperhatikan karena bisa mengisyaratkan tanda awal kejenuhan pasar.

“Kebijakan ini pada awalnya merangsang permintaan jangka pendek,” tulis Chen dan rekan-rekannya dalam naskah yang aslinya berbahasa Inggris. Tren negatif yang menetap sesudahnya, lanjut mereka, menyingkap tantangan bagi keberlanjutan jangka panjang kebijakan itu.

Baca juga Suhu Panas Ikut Mendorong Naiknya Kasus Flu di China

Sesudah Mei 2025: batas yang dicatat para penulis

Data berhenti pada Mei 2025, dan para penulis mencatat beberapa keterbatasan. Yang mereka ukur adalah volume pembelian, bukan pemakaian klinis atau hasil pada pasien. Penelitian berikutnya, menurut mereka, perlu memeriksa apakah pembelian yang bertambah benar-benar memperbaiki akses layanan atau kesehatan.

Analisis ini juga hanya mencakup Sichuan, sehingga berlakunya di wilayah lain masih perlu diuji. Selain itu, rancangan penelitian tidak dapat memastikan sebab-akibat. Faktor lain yang berjalan bersamaan, seperti arah ekonomi yang lebih luas atau program kesehatan lain, mungkin ikut memengaruhi pola pembelian.

Karena itu mereka meminta hasilnya dibaca dengan takaran tertentu. “Hasil kami harus ditafsirkan sebagai hubungan yang kuat dan relevan bagi kebijakan, bukan sebagai taksiran sebab-akibat yang murni,” tulis Chen, Luo, Li, Zhong, dan Gao, juga dalam bahasa Inggris.

Para penulis menutup naskah dengan catatan untuk pembuat kebijakan. Tanggapan rumah sakit primer yang belum memadai dan masih adanya produk bukan pemenang menunjukkan perlunya langkah pendukung yang lebih kuat. Mereka juga mengusulkan mekanisme pemantauan yang dinamis.

Artikel itu terbit pada 2026. Catatan terakhir di dalamnya adalah Mei 2025. Sampai bulan itu, pembelian implan di Sichuan sesudah kebijakan rata-rata 7.594,84 unit sebulan, dengan perubahan tren minus 210 unit per bulan.

Bagikan

Baca Juga

BI-Rate Tetap 5,75 Persen, Giro Wajib Minimum Bank Dipangkas
AS Larang DeepSeek di Instansi Federal, China Protes
IHSG Anjlok 11,57 Persen, Ekonom UGM: Belum Tanda Krisis
Omega-3 di Arab Saudi Paling Banyak Dicoba yang Rajin Olahraga
TBC Paling Banyak Dilaporkan di Kota Perbatasan Tiongkok-Rusia
Nyeri Punggung Bawah Menimpa 56 Persen Pegawai Bank di Pokhara