Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Kota Padang Panjang Stabil

A A

Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Kota Padang Panjang Stabil [Dok. Pemko Padang Panjang]

Cekricek.id, Padang Panjang - Data terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Padang Panjang menunjukkan bahwa Indeks Perkembangan Harga (IPH) di kota ini pada minggu ketiga Juni hanya berada pada angka 0,105%, menandakan fluktuasi yang rendah. Dalam laporan tersebut, beberapa komoditi utama seperti daging ayam ras, jeruk, bawang merah, dan beras turut berkontribusi pada fluktuasi ini.

Lewat keterangan tertulis, Putra Dewangga, Kabag Perekonomian dan Sumberdaya Alam Setdako, menjelaskan bahwa pergerakan harga di Padang Panjang tidak mengalami peningkatan yang signifikan, hanya sekitar beberapa persen saja.

"Secara umum, harga dari 51 komoditi relatif stabil pada minggu ketiga Juni. Hanya ada fluktuasi ringan yang terjadi pada 11 komoditi, dengan empat komoditas mengalami kenaikan harga dan tujuh komoditas mengalami penurunan harga," jelasnya.

Untuk mengendalikan inflasi di Padang Panjang, Putra mengungkapkan bahwa Gerakan Pangan Murah telah diluncurkan hari ini melalui kerjasama antara Pemerintah Kota (Pemko) dengan TTIC Sumbar.

Selain itu, dilakukan juga panen bawang merah secara bersama-sama dengan Kodim 0307/Tanah Datar. Langkah-langkah ini diambil untuk memperkuat pemantauan harga dan memastikan ketersediaan pasokan dalam menghadapi perayaan Iduladha 1444 H.

Sementara itu, dalam rakor tersebut, Mendagri Tito Karnavian meminta Pemerintah Daerah untuk lebih ketat dalam memantau harga komoditas guna menjaga inflasi tetap terkendali, terlebih menjelang perayaan Idul Adha.

"Kami berharap agar Pemda terus melakukan pengawasan terhadap ketersediaan dan kelancaran distribusi mulai dari tingkat D1 hingga ke pengecer, serta melakukan pengawasan terhadap hewan kurban yang akan disembelih saat Iduladha nanti," ujar Tito Karnavian.

Turut hadir dalam rakor tersebut, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang Panjang, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si, Asisten II Ewasoska, S.H, Forkopimda, dan beberapa OPD terkait. Diharapkan melalui kerjasama mereka, upaya pengendalian inflasi di Kota Padang Panjang dapat terus ditingkatkan.

Temukan berita Padang Panjang terbaru hari ini dan terkini seputar peristiwa, politik, hukum, kriminal, budaya, sejarah, hiburan, dan gaya hidup hanya di Cekricek.id.

Bagikan

Baca Juga

Ramai Downgrade Lifestyle, Pakar IPB: Kelas Menengah Tertekan
Bulan Inklusi Keuangan 2026 Buka 27,23 Juta Rekening Baru
Harapan Hidup Lebih Mendorong Ekonomi Provinsi daripada Sekolah
Cukai Minuman Manis Ditunda Lagi, Ekonom UGM Soroti Lobi Industri
Kadin: Uji Tuntas HAM Jadi Syarat Akses Pasar dan Investasi
Christine Lagarde Mundur Lebih Awal dari Kursi Presiden ECB