Innalillahi, 130 Orang Tewas dalam Kerusuhan Suporter di Stadion Kanjuruhan Malang

A A

Cekricek.id - Dunia sepak bola Indonesia kembali berduka. Bagaimana tidak sebanyak 130 suporter tewas di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur (Jatim). Mengutip detik, 130 suporter dipastikan meninggal dunia sedang ratusan lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di rumah sakit dan sejumlah pusat kesehatan di daerah tersebut.

Bentrokan didua terjadi karena suporter Arema tidak terima atas kekalahan tim mereka atas Persebaya Surabaya. Hasil pertandingan sendiri berakhir dengan skor akhir 3-2 untuk kemenangan Persebaya.

Usai wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, sejumlah suporter kemudian turun dari tribun menuju lapangan. Suporter yang turun semakin banyak sehingga petugas kepolisian akhirnya melepaskan gas air mata.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang drg Wiyanto Wijoyo menyatakan bahwa banyak korban yang tewas karena diduga mengalami sesak napas.

"Situasi panik karena chaos dan terinjak-injak. Kalau secara medis karena sesak napas," katanya.

Gas air mata adalah bahan kimia yang menyebabkan iritasi kulit, pernapasan, dan mata. Beberapa bahan kimia yang paling umum digunakan adalah chloroacetophenone (CN), chlorobenzylidenemalononitrile (CS), chloropicrin (PS), bromobenzylcyanide (CA) dan dibenzoxazepine (CR).

Sementara itu, spesialis paru dari RS Paru Persahabatan dr Agus Dwi Susanto mengatakan paparan gas tersebut rentan menyebabkan iritasi pada hidung sampai saluran napas bawah.

"Gejala dari hidung berair, rasa terbakar di hidung dan tenggorokan, batuk, dahak, nyeri dada, sesak napas," kata dr Agus mengutip detikcom, Minggu (2/10/2022).

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meminta polisi mengusut tuntas kejadian tersebut. Ia juga meminta Liga 1 Indonesia dihentikan untuk sementara waktu.

130 orang tewas dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan. Jumlah tersebut melampaui tragedi Hillsborough, yang menjadi masa kelam sepakbola Inggris.

Ini menjadi salah satu pukulan telak untuk Indonesia dan khususunya dunia sepakbola. Hal seperti ini juga pernah mengguncang Inggris pada 1989 dalam tragedi Hillsborough.

Baca Juga: Pesepak Bola Italia Ini Pukuli Mantan Pacar Sampai Mati

Peristiwa tersebut mengakibatkan 96 orang meninggal dunia yang semuanya adalah pendukung Liverpool. Jumlah korban meninggal tersebut tercatat sebagai jumlah tertinggi dalam sejarah sepakbola Britania Raya.

Bagikan

Baca Juga

Tertinggal 0-8, Tim Ini Tersisa Enam Pemain dan Laga Dihentikan
Kane Rela Tukar Ballon d’Or demi Trofi Liga Champions Bayern
Celtic Dibungkam Falkirk 2-0, Sutton Sebut Klub Sedang Mundur
Carragher Minta Maaf, Aston Villa Batalkan Ancaman Gugatan
Persib Bantai Isenmulang 4-0, Menalo Dwigol di Si Jalak Harupat
Liverpool Kalah dari Arsenal, Iraola Akan Suruh Pemain Diving