Jurnalis Ditembak Mati di Oaxaca, Kesembilan di Meksiko Tahun Ini

A A

Polisi bersenjata berjaga di dekat ambulans dan kendaraan polisi di Meksiko. [Foto: Fausto Camacho/AP via Al Jazeera]

  • Jurnalis pemilik situs berita Pinotepa Comunica, Hamurabi Huesca Manzano, ditembak mati di Oaxaca.
  • Article 19 mencatat ia jurnalis kesembilan yang tewas di Meksiko tahun ini.
  • Kejaksaan menduga sasaran penembakan adalah pria yang dikenal sebagai El Dario.

Cekricek.id — Jurnalis Hamurabi Huesca Manzano ditembak mati di Negara Bagian Oaxaca, Meksiko selatan, pada Jumat (9/10). Organisasi hak asasi manusia Article 19 mencatat ia jurnalis kesembilan yang terbunuh di Meksiko tahun ini.

Huesca Manzano, pemilik situs berita Pinotepa Comunica yang juga bekerja sambilan sebagai sopir taksi, tewas setelah sekelompok orang bersenjata menembaki dia dan dua orang lainnya, menurut laporan kejaksaan negara bagian, sebagaimana diberitakan Al Jazeera, Sabtu (10/10/2026).

Kejaksaan menyebut salah satu dugaan adalah perselisihan antarkelompok kriminal setempat, dengan sasaran penembakan seorang pria yang dikenal sebagai El Dario. El Dario terluka dalam penembakan itu dan meninggal di rumah sakit beberapa jam kemudian.

Menurut jaksa, Huesca Manzano sedang bekerja sebagai sopir taksi dan menunggu untuk mengantar El Dario ketika ia ditembak.

Kejaksaan menyatakan para penyerang telah teridentifikasi sepenuhnya, tetapi tidak menyebut nama mereka maupun apakah kerja jurnalistik Huesca Manzano berperan dalam pembunuhan itu.

Article 19 mengecam pembunuhan tersebut dan meminta kejaksaan memprioritaskan kerja jurnalistik korban dalam penyelidikan.

Wali Kota San Miguel Tlacamama, Antonio Olmedo Mendoza, membenarkan kematian Huesca Manzano dan menyampaikan belasungkawa.

“Dengan duka mendalam, saya menyesalkan kepergian Hamurabi Sinclair Huesca Manzano,” ujarnya. Ia menyatakan turut berduka bersama keluarga, sahabat, dan rekan-rekan korban.

Meksiko dikenal sebagai salah satu negara paling berbahaya bagi jurnalis, dengan lebih dari 150 pekerja media terbunuh sejak 1994, menurut Reporters Without Borders.

Bagikan

Baca Juga

New Delhi Dijaga Ketat Jelang Protes Gen Z soal Daftar Pemilih
Polisi Brasil Selamatkan 13 Anak TK yang Disandera di Curitiba
Badai Isaias Hantam Florida, 664.000 Pelanggan Tanpa Listrik
Serangan Rusia Tewaskan 15 Orang di Zaporizhzhia, Ukraina
Rumah Sakit Gratis, Korban Kecelakaan di Tehran Tetap Merugi
UEA: Kopilot Flydubai Rencanakan Serangan Bunuh Diri ke Israel