Tim Nogogeni ITS Luncurkan Dua Mobil Hemat Energi KMHE 2026

A A

Peluncuran dua mobil hemat energi Tim Nogogeni Institut Teknologi Sepuluh Nopember di Surabaya. [Foto: Institut Teknologi Sepuluh Nopember]

Cekricek.id — Tim Nogogeni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meluncurkan dua mobil hemat energi, Nogogeni XI EVO dan Nogogeni IX, untuk Kontes Mobil Hemat Energi 2026 di Universitas Jember. Keduanya turun di kelas urban dengan sumber tenaga berbeda, yakni listrik dan etanol.

Nogogeni XI EVO dikembangkan dengan mengoptimalkan sistem penggerak listrik dan memangkas bobot rangka, sedangkan Nogogeni IX difokuskan pada penyempurnaan sistem penggerak serta efisiensi mesin, menurut keterangan tertulis Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kamis (03/09/2026). Kontes tersebut dijadwalkan berlangsung pada akhir September hingga awal Oktober 2026.

General Manager Tim Nogogeni ITS Hafiz Diandra Pratama mengatakan timnya menuntaskan serangkaian uji coba sebelum kedua mobil dibawa ke arena lomba. “Jadi kami sudah siap juara kembali, setelah sukses melakukan serangkaian uji coba dengan peningkatan hasil efisiensi yang signifikan dari tahun lalu,” katanya.

Baca juga Tim Robot ITS Raih Dua Penghargaan ABU Robocon Hong Kong

Uji coba kedua kendaraan digelar di kawasan sirkuit Gelora Bung Tomo, Surabaya. Menurut ITS, akses ke lintasan itu terbuka berkat dukungan Pemerintah Kota Surabaya. Perbaikan pada sistem penggerak dan bobot kendaraan diarahkan untuk menekan energi yang terbuang sekaligus menaikkan performa mobil secara keseluruhan.

Klaim peningkatan efisiensi itu datang dari pihak tim. ITS tidak menyebutkan angka konsumsi energi yang dicapai kedua kendaraan dalam uji coba, capaian tahun lalu sebagai pembanding, maupun target yang dipatok pada kontes tahun ini. Biaya pembuatan kedua mobil dan jumlah anggota tim juga tidak dirinci.

Baca juga Mahasiswa UAD Uji Rumput Laut Jadi Bahan Bakar Kapal

Kedua mobil sama-sama disiapkan untuk kelas urban, dan pengembangannya bertumpu pada dua hal serupa, yaitu sistem penggerak dan bobot kendaraan. ITS tidak memerinci berapa kilogram bobot rangka Nogogeni XI EVO yang berhasil dipangkas, jenis baterai dan motor listrik yang dipakai, maupun sumber etanol yang menggerakkan Nogogeni IX.

Uji Coba Memakai Fasilitas Pengujian Kampus

Pembina Tim Nogogeni dari Departemen Teknik Mesin Industri ITS, Dedy Zulhidayat Noor, menyebut akses ke fasilitas pengujian menjadi bagian penting persiapan. Fasilitas itu dipakai tim untuk menguji kendaraan berulang kali sebelum lomba. “Jadi mahasiswa dapat mengukur performa kendaraan, modifikasi rasio gigi, serta mengevaluasi aspek teknis sebelum turun berlaga,” ujarnya.

Baca juga Mahasiswa UGM Bikin Alat Pemangkas Waktu Produksi Batik

Direktur Kemahasiswaan ITS Nur Syahroni menyatakan kampus menyiapkan lingkungan akademik serta dukungan material dan moral bagi tim mahasiswa yang berkompetisi. “Dengan itu, mahasiswa dapat termotivasi untuk terus berkompetisi dan mempertahankan prestasi gemilang dari tahun ke tahun,” katanya.

Pengembangan kedua kendaraan dikaitkan kampus dengan tiga agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, yakni energi bersih dan terjangkau, penanganan perubahan iklim, serta kemitraan untuk mencapai tujuan. Kontes Mobil Hemat Energi sendiri mempertemukan tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk menguji seberapa irit kendaraan rancangan mereka. ITS tidak menyebutkan jumlah tim yang akan bertanding tahun ini.

Bagikan

Baca Juga

Lima orang berdiri berjajar memegang papan hadiah juara ketiga di depan latar bertuliskan Greenovate.
Mahasiswa UGM Ubah Limbah Sawit Jadi Elektroda Superkapasitor
Sembilan orang berdiri berjajar memegang map biru di depan layar bertuliskan penandatanganan nota kesepahaman.
Undip Buka Magang ke Kawasan Nikel Weda Bay dengan Uang Saku
Dua rektor menandatangani dokumen di meja beralas kain hijau disaksikan enam pejabat di ruang rapat berlayar proyektor.
USK Latih 17 Tenaga Kependidikan UTU untuk Fakultas Kedokteran
Seorang lanjut usia berjalan di dalam rumah menggunakan alat bantu rollator
ITS Kembangkan AngetKnee dan Elevaid Chair untuk Lansia
Hamparan sawah hijau berundak dilihat dari udara dengan seorang petani di kejauhan
ITS dan BRMP Jatim Terapkan Platform Dekarbonisasi Padi
Keterangan pihak kemahasiswaan UGM soal aksi damai
Enam Mahasiswa Luka di Aksi Damai Yogyakarta, UGM Bersuara