ITS dan BRMP Jatim Terapkan Platform Dekarbonisasi Padi

A A

Hamparan sawah hijau berundak dilihat dari udara di Bengkulu. [Foto: Pexels/Rahmad Himawan]

Cekricek.id — Institut Teknologi Sepuluh Nopember menggandeng Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Provinsi Jawa Timur untuk menerapkan ADIPA, platform akselerasi dekarbonisasi pertanian padi. Platform itu menyasar penurunan emisi sawah tanpa menekan produksi pangan.

Emisi dari sawah di Jawa Timur diperkirakan mencapai 1,2 hingga 1,68 juta ton setara karbon dioksida, menurut keterangan tertulis Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kamis (03/09/2026).

Baca juga NTP Agustus 2026 Naik ke 129,19, Gabah dan Sawit Pendorong

Ketua tim peneliti ITS, Erma Suryani, menyebut dua kepentingan itu harus berjalan bersama.

“Dibutuhkan solusi teknologi agar ketahanan pangan dan dekarbonisasi dapat berjalan beriringan,” katanya.

Baca juga Pemerintah Bidik 42,6 Gigawatt Energi Terbarukan dalam RUPTL

Platform ini menghitung dampak penerapan teknik pengairan berselang atau alternate wetting and drying, yang dalam simulasi menaikkan produktivitas 4,5 persen sekaligus memproyeksikan penurunan emisi 20 persen pada 2040. Tingkat kesalahan model tercatat di bawah 5 persen.

Erma menegaskan kerja sama itu harus berujung pada capaian nasional. “Sinergi ini harus berkontribusi pada penurunan emisi nasional tanpa mengorbankan ketahanan pangan,” ujarnya.

Baca juga Harga Referensi CPO September 2026 Naik ke USD 1.007,51

Asisten peneliti tim teknologi informasi ADIPA, Putu Ardanatha Pratama, menyebut kemudahan pemakaian menjadi perhatian utama tim.

“Kami selalu memastikan perhitungan valid dan antarmuka sistem mudah digunakan oleh petani,” katanya.

Bagikan

Baca Juga

Dua petani memasukkan gabah hasil panen ke dalam karung di lahan sawah yang sudah dipanen
NTP Agustus 2026 Naik ke 129,19, Gabah dan Sawit Pendorong
Bawang merah segar dalam keranjang anyaman
Startup IPB Klaim Produktivitas Bawang Merah Naik 40 Persen
Buah kakao matang menempel pada batang pohon
ITS Latih Petani Kakao Momi Waren Lepas dari Biji Mentah
Penelusuran sumber air di Kampung Nij bersama warga
Tim ITS Temukan Air Keruh di Enam Kampung Momi Waren
Lengan robot kuning bekerja di fasilitas produksi
Tim Robot ITS Raih Dua Penghargaan ABU Robocon Hong Kong
Kawanan kambing merumput di padang rumput hijau
Peneliti UGM: Kolagen Kulit Kambing Bisa Turunkan Tensi