Cekricek.id — Rangers kembali gagal meraih kemenangan pertama di bawah asuhan Derek McInnes setelah takluk 1-2 dari Hibernian pada lanjutan Premiership Skotlandia di Ibrox Stadium, Minggu (9/8/2026). Gol penentu tim tamu lahir pada masa tambahan waktu babak kedua.
Dikutip dari Sky Sports, Minggu (9/8/2026), Hibernian unggul lebih dulu lewat eksekusi penalti Josh Campbell pada menit ke-12. Tuan rumah baru menyamakan kedudukan pada menit ke-85 melalui gol bunuh diri Miguel Chaiwa, sebelum Callum Wright memastikan kemenangan Hibernian pada menit ke-90+3 di hadapan 50.893 penonton. Itu menjadi kemenangan ketiga beruntun The Hibees di Ibrox.
Penalti Dini yang Dipersoalkan
McInnes tidak menyembunyikan keberatannya atas hadiah penalti yang membuat timnya tertinggal lebih dulu. “Saya rasa itu sangat ringan dan saya terkejut wasit sampai dipanggil untuk meninjaunya,” ujar Derek McInnes, pelatih kepala Rangers. Ia menegaskan penilaiannya dengan kalimat yang lebih pendek, “Menurut saya itu bukan penalti.”
Selain soal keputusan wasit, McInnes menyoroti penyelesaian akhir timnya yang tumpul sepanjang 45 menit pertama. “Kami bersalah karena menyia-nyiakan sejumlah peluang di babak pertama dan kurang berani memainkan bola ke depan,” kata dia.
Baca juga: Marcus Rashford Pakai Nomor 14 di Manchester United
Chermiti Cedera, Rangers Tertinggal Lima Angka
Kekalahan itu diperberat kabar buruk dari ruang ganti. Penyerang Youssef Chermiti terpaksa ditarik keluar setelah mengalami cedera. “Ini semacam cedera lutut,” tutur McInnes. Ia menambahkan bahwa penyerangnya meninggalkan stadion dengan sepatu bot pelindung dan penyangga lutut.
Masih dari laporan Sky Sports, Celtic dan St Mirren sama-sama mengoleksi enam poin dari dua pertandingan Premiership, sehingga Rangers kini tertinggal lima angka dan sudah harus mengejar sejak awal musim. McInnes sendiri belum meraih kemenangan dalam tiga laga sejak menduduki kursi panas Ibrox.
Meski demikian, ia menolak menerima gambaran suram yang beredar di luar. “Kami tidak seburuk yang dikatakan sebagian orang saat ini,” tegas McInnes. Menurut dia, langkah terpenting sekarang adalah merapatkan barisan. “Saya kira penting bagi kami untuk bertahan, tetap kuat, dan tetap bersama-sama,” kata dia.
McInnes menilai timnya sebenarnya lebih banyak menguasai jalannya laga. “Kami jauh lebih dominan,” ujarnya. Ia juga menyebut, “Kami memang tidak tampil hebat, tetapi kami lebih baik daripada Hibs.” Soal target musim ini, mantan pelatih Kilmarnock itu menyatakan, “Ini bukan awal yang kami inginkan, tetapi kami tetap ingin mencapai akhir dan hasil yang kami mau.”
Baca juga: Arsenal Rekrut Bruno Guimaraes dari Newcastle
Gray Puji Karakter Hibernian
Di kubu sebaliknya, David Gray mengakui timnya harus bertahan mati-matian sepanjang babak kedua sebelum akhirnya mencuri poin penuh. “Rangers menekan kami dengan sangat keras di babak kedua, karakter kami benar-benar diuji,” jelas David Gray, pelatih kepala Hibernian.
Gray melakukan sejumlah perubahan susunan pemain dan hasilnya berbuah manis. “Saya senang untuk para pemain karena kami melakukan banyak perubahan dan pemain yang masuk tampil sangat baik,” tutur dia.
Baca juga: Semen Padang Kalah 1-2 dari Borneo FC di Uji Coba Pramusim Perdana




















