Sanusi Pane

A A

Sanusi Pane. [Foto: Instagram]

Siapa Sanusi Pane?

Sanusi Pane adalah salah seorang penyair terkemuka di Indonesia. Ia lahir pada 14 November 1905 di Muara Sipongi, Tapanuli Selatan. Ia adalah saudara kandung dari Armijn Pane dan Lafran Pane.

Sanusi Pane merupakan tamatan Kweekschool (Sekolah Pendidikan Guru) Gunung Sahari, Jakarta dan langsung diangkat menjadi guru di sekolah tersebut.

Selain seorang guru, ia juga adalah seorang redaktur majalah dan surat kabar. Sanusi Pane merupakan orang yang juga aktif dalam pergerakan politik, di mana ia menjadi salah satu orang yang menggagas berdirinya Jong Batak Bond.

Beberapa karyanya yang terkenal adalah Pancaran Cinta dan Prosa Berirama (1926), Puspa Mega dan Kumpulan Sajak (1927), Airlangga, drama dalam bahasa Belanda, (1928), Eenzame Caroedalueht, drama dalam bahasa Belanda (1929), Madah Kelana dan kumpulan sajak yang diterbitkan oleh Balai Pustaka (1931), naskah drama Kertajaya (1932), naskah drama Sandhyakala Ning Majapahit (1933), naskah drama Manusia Baru yang diterbitkan oleh Balai Pustaka (1940).

Selain itu, ia juga menerjemahkan kekawin Mpu Kanwa dan Arjuna Wiwaha yang berbahasa Jawa kuno dan diterbitkan oleh Balai Pustaka (1940).

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Bagikan

Baca Juga

Lowalangi, Nama Dewa Nias yang Kini Disebut dalam Doa Kristen
Prabu Siliwangi di Hulu Citarum, Tapa yang Dibaca sebagai Islam
Polahi Gorontalo, Pelarian Pajak Kolonial yang Masih Terpinggir
Wong Kalang dan Samin, Dua Tafsir Asal Usul Orang Bojonegoro
Suku Sakai di Mandau, Sudah Sampai Kampus tapi Belum Sejahtera
Carok Madura, dari Tanah Kapur sampai Pemilihan Kepala Desa