Trump Perintahkan Departemen Kehakiman Selidiki Partai Demokrat

A A

Presiden AS Donald Trump menjawab pertanyaan wartawan di Ruang Oval Gedung Putih, Kamis (5/11/2026). [Foto: Jim Lo Scalzo/EPA via Al Jazeera]

  • Trump memerintahkan Departemen Kehakiman menyelidiki Partai Demokrat yang ia tuding mengancam banyak orang.
  • Trump menyebut tindakan Demokrat sebagai tindak pidana tanpa memberikan bukti.
  • Demokrat berencana menyelidiki keuangan keluarga Trump, ICE, Pete Hegseth, dan Todd Blanche.
  • Robert Garcia mengunggah LAWYER UP setelah Demokrat dipastikan menguasai DPR.

Cekricek.id — Presiden AS Donald Trump memerintahkan Departemen Kehakiman (DOJ) menyelidiki Partai Demokrat yang ia tuding “mengancam banyak orang” dengan pemakzulan dan bentuk hukuman lain setelah kemenangan mereka dalam pemilu sela.

Dalam unggahan di Truth Social pada Sabtu, Trump menyebut tindakan Demokrat sebagai “tindak pidana” tanpa memberikan bukti, sebagaimana diberitakan Al Jazeera, Sabtu (7/11/2026).

Unggahan itu muncul beberapa hari setelah Demokrat merebut kendali kedua kamar Kongres AS dari Partai Republik dalam pemilu Selasa. Anggota parlemen dan kandidat terpilih Demokrat menyatakan akan menyelidiki urusan keuangan keluarga Trump, Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE), serta Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Jaksa Agung Todd Blanche.

“Demokrat berkeliling mengancam banyak orang,” tulis Trump, seraya menyebut sebagian anggota kabinetnya diancam pemakzulan. “Ini pemerasan di tingkat tertinggi, dan mereka harus dimintai pertanggungjawaban atas hal ini.”

Trump juga menuding, tanpa bukti, sebagian Demokrat mengancam para donornya, yang ia sebut “sebagian orang paling terhormat di mana pun di dunia”. Ia secara khusus menyebut Senator Michigan Elissa Slotkin, tanpa memberikan bukti bahwa Slotkin mengancam orang karena pandangan politiknya.

Saat menguasai Kongres pada Januari, Demokrat dapat menggelar berbagai penyelidikan, termasuk meminta akses dokumen, memanggil pejabat pemerintahan Trump untuk bersaksi, dan menggelar dengar pendapat.

Anggota DPR dari Partai Demokrat asal California Robert Garcia, yang kemungkinan memimpin Komite Pengawasan DPR, mengunggah “LAWYER UP” di media sosial setelah Demokrat dipastikan menguasai DPR.

Selama masa jabatan keduanya, Trump telah menyerukan penyelidikan terhadap lawan-lawan politiknya, termasuk mantan Direktur FBI James Comey dan Jaksa Agung New York Letitia James.

Bagikan

Baca Juga

146.000 Orang Turun ke Jalan Protes Biaya Hidup di Prancis
Penembakan di Krakow Polandia Tewaskan Enam Orang, 15 Terluka
Herzog Pilih Gadi Eisenkot Bentuk Pemerintahan Baru Israel
Tiga Pria Diduga Pakai AI Tiru Suara Bos, Curi 129 Juta Dolar
Elon Musk Hentikan Produksi Cybertruck demi Taksi Swakemudi
Uni Eropa Perintahkan TikTok Ubah Algoritma For You, Ancam Denda