- UNIMUS menerima 4.833 mahasiswa baru hingga 17 September 2026, sehingga total mahasiswanya mencapai 18.883 orang.
- Program Pendidikan Profesi Guru UNIMUS menerima 282 mahasiswa baru.
- Rapat Pimpinan ke-46 membahas persiapan UNIMUS mengikuti pemeringkatan THE dan QS.
Cekricek.id — Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) menerima 4.833 mahasiswa baru hingga Kamis (17/09/2026). Dengan tambahan itu, jumlah mahasiswanya mencapai 18.883 orang, belum termasuk mahasiswa Pendidikan Profesi Guru.
Mengutip keterangan tertulis Universitas Muhammadiyah Semarang, Kamis (17/09/2026), data itu disampaikan rektor, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., dalam Rapat Pimpinan ke-46. Rapat dihadiri Badan Pembina Harian, rektor dan wakil rektor, dekan, kepala biro, ketua program studi, dan kepala unit pelaksana teknis.
Pada tahun akademik ini, program Pendidikan Profesi Guru kampus itu juga menerima 282 mahasiswa baru.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama. Terima kasih kepada tim admisi dan seluruh sivitas akademika yang telah memberikan kontribusi terbaiknya bagi UNIMUS,” ujar Masrukhi.
Karena mahasiswanya datang dari berbagai daerah, Masrukhi meminta dosen dan tenaga kependidikan melayani mereka dengan tulus.
“Layani dan didik mahasiswa dengan penuh kasih sayang. Niatkan sebagai ibadah kepada Allah Swt., jalankan dengan ikhlas, dan hadirkan suasana yang menggembirakan dalam setiap proses pendidikan,” pesannya.
Baca juga 14.915 peminat, Unismuh Makassar kukuhkan 5.031 mahasiswa baru
Rapat juga membahas pembagian kerja di fakultas. Rapat program studi diminta tidak hanya mengatur jadwal mengajar, tetapi juga membagi tugas penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi. Komitmen itu akan dituangkan dalam pakta integritas.
Perkuliahan semester gasal sudah dimulai pada 14 September 2026. Untuk mendukung pembelajaran berbasis capaian atau Outcome-Based Education, kampus mengembangkan sistem informasi dengan melibatkan programmer dari Program Studi Informatika.
Baca juga UNIMUS bebaskan SPP tujuh mahasiswa NTT terdampak bencana
Kampus di Semarang itu juga bersiap mengikuti sejumlah pemeringkatan internasional. Di antaranya Times Higher Education, THE Impact Rankings, QS Asia University Rankings, QS Sustainability Rankings, dan QS World University Rankings by Subject. Ia turut serta pula dalam UI GreenMetric.
Menurut keterangan kampus, jumlah publikasi yang disyaratkan untuk mengikuti pemeringkatan telah terlampaui.
Baca juga UI GreenMetric 2026: UNDIP peringkat 2 tujuh kali beruntun
Sekretaris Badan Pembina Harian, Widadi, menekankan pentingnya membangun “zona hijau”, yakni suasana kampus yang nyaman, sehat, dan menggembirakan bagi seluruh warganya.















