Cekricek.id — Bek Inter Milan asal Swiss, Manuel Akanji, yakin rekan barunya di lini belakang Nerazzurri, John Stones, tidak akan kesulitan menyesuaikan diri dengan sepak bola Italia. Keduanya pernah membentuk duet bek tengah di Manchester City sebelum sama-sama berlabuh di Milan.
Pernyataan itu disampaikan Akanji dalam wawancara dengan Gazzetta dello Sport yang dikutip Football Italia pada Selasa, 18 Agustus 2026. Stones resmi diperkenalkan sebagai pemain Inter pada pertengahan Agustus dan langsung mencetak gol pada laga debutnya.
Baca juga: Gol Debut John Stones Menangkan Inter atas Real Betis
“Dia pemuda yang hebat; dia akan beradaptasi dengan cepat. Secara fisik, ketika kamu datang dari Premier League, kamu sudah sangat siap,” kata Akanji. Ia menambahkan bahwa bek internasional Inggris itu “bisa melakukan segalanya dan tidak akan menemui masalah apa pun” di Serie A.
Bertemu Kembali Setelah Berpisah di Manchester
Akanji mengaku pertemuan kembali dengan Stones terjadi dengan cara yang tidak terduga. Ia menceritakan momen kebetulan saat berlibur, hanya beberapa jam sebelum kepindahan mantan rekan setimnya itu diumumkan.
Baca juga: Calhanoglu Bantah Inter Melemah, Puji Pendekatan Cristian Chivu
“Lucu sekali karena hanya beberapa jam sebelum kepindahannya dipastikan, saya dan istri saya bertemu istrinya di pantai di Ibiza,” ujar Akanji. Di Manchester City, Akanji dan Stones sempat menjadi bagian dari barisan pertahanan empat bek yang sama sebelum Akanji hijrah ke Milan.
Stones menandai debutnya dengan gol penentu kemenangan Inter atas Real Betis pada laga uji coba pramusim di Stadio San Nicola, Bari, 15 Agustus 2026. “Saya sangat senang. Rasanya luar biasa bisa mencetak gol ini, terutama karena hal itu tidak sering terjadi pada saya,” kata Stones, dikutip dari situs resmi Inter.
Baca juga: Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Debut Resmi Maresca
Kondisi Fisik Jelang Lawan Monza
Akanji sendiri sedang mengejar kebugaran penuh setelah menjalani jeda panjang seusai Piala Dunia. Ia menegaskan proses itu tidak akan memakan waktu lama karena tetap menjaga ritme latihan selama libur.
“Saya rasa tidak akan butuh waktu lama untuk kembali ke seratus persen, karena saya libur selama tiga pekan dan, seperti biasa, saya tetap berlatih,” kata pemain berusia 31 tahun tersebut.
Inter memulai perjalanan Serie A 2026/2027 pada Sabtu ini dengan menjamu tim promosi Monza. Nerazzurri menutup rangkaian pramusim dengan kemenangan atas Real Betis, dan klub telah merampungkan sejumlah pergerakan bursa transfer, termasuk kedatangan Djed Spence selain Stones.
Akanji juga menjadi sorotan karena penampilan barunya. “Saya butuh perubahan. Saya merasa nyaman, dan kebanyakan orang bilang saya terlihat sedikit lebih muda,” ucapnya soal potongan rambut anyar yang ia pilih pada awal musim ini.
Penyesalan Bersama Timnas Swiss
Dalam wawancara yang sama, Akanji menengok kembali perjalanan tim nasional Swiss di Piala Dunia. Ia menilai negaranya sebenarnya punya peluang jauh lebih besar daripada yang tergambar pada hasil akhir.
“Kami sebenarnya lebih baik daripada Argentina dan benar-benar bisa memenangi Piala Dunia,” kata Akanji. Ia menyoroti satu momen yang menurutnya menjadi titik balik, yakni kartu merah untuk Breel Embolo. “Tanpa kartu merah untuk Embolo, saya rasa kami akan lolos,” ujarnya.
Akanji juga berbicara terbuka soal beban mental saat mengeksekusi penalti. Menurutnya, yang paling mengganggu bukan kegagalan itu sendiri, melainkan keraguan yang terlalu banyak muncul sebelum ia menendang bola pada babak 16 besar melawan Kolombia.
















