Hearts Hajar Dundee United 4-0 di Tynecastle, Vrancken Akhirnya Menang

A A

Penonton memenuhi tribune sebuah stadion sepak bola saat pertandingan berlangsung. Foto ini ilustrasi, bukan gambar laga Hearts melawan Dundee United di Tynecastle. [Foto: Pexels/Montedhar]

Cekricek.id — Hearts membantai Dundee United dengan skor 4-0 pada lanjutan Premiership Skotlandia di Tynecastle, Minggu (9/8/2026). Kemenangan telak itu menandai masa kepelatihan Wouter Vrancken yang akhirnya berjalan setelah awal musim yang tersendat.

Dikutip dari Sky Sports, Minggu (9/8/2026), tuan rumah tidak butuh waktu lama untuk membuka keunggulan. Tom Renaud mencetak gol pembuka pada menit keempat, disusul penalti Calvin Miller pada menit ke-12. Claudio Soares Braga menambah keunggulan pada menit ke-56 dan Josh McPake menutup pesta gol pada menit ke-67 di hadapan 18.602 penonton.

Rekrutan Anyar Langsung Panas

Yang paling melegakan bagi kubu Tynecastle bukan sekadar jumlah golnya, melainkan siapa yang mencetaknya. Tiga di antara empat pencetak gol merupakan pemain yang baru direkrut Hearts pada bursa transfer musim panas ini, sebuah pertanda bahwa belanja pemain klub mulai membuahkan hasil di lapangan.

Vrancken menyebut timnya menampilkan permainan yang ia harapkan sejak awal. “Saya rasa kami memainkan sepak bola yang bagus. Kami menunjukkan semangat tim dan mentalitas tim,” ujar Wouter Vrancken, pelatih kepala Hearts.

Ia menambahkan bahwa hasil semacam ini yang selama ini dibutuhkan skuadnya. “Saya benar-benar senang untuk para pemain karena mereka sudah bekerja keras dan mereka butuh hasil bagus untuk menumbuhkan kepercayaan diri tambahan,” tutur pelatih asal Belgia tersebut.

Kemenangan besar itu melengkapi akhir pekan yang bergejolak di Premiership Skotlandia. Sehari yang sama, Rangers takluk 1-2 dari Hibernian di Ibrox lewat gol pada masa tambahan waktu.

Goodwin Akui Skor Memalukan

Di kubu tamu, Jim Goodwin tidak berkelit soal besarnya kekalahan, meski ia menolak menganggap skor itu menggambarkan seluruh jalannya pertandingan. “Tidak ada yang bisa mengelak dari kenyataan bahwa skornya memalukan, tetapi pada saat yang sama saya tidak menganggap itu cerminan yang adil atas penampilan secara keseluruhan,” kata Jim Goodwin, pelatih kepala Dundee United.

Menurut Goodwin, jarak antara kedua tim terletak pada bagian lapangan yang paling menentukan. “Perbedaan antara kedua tim hari ini pada akhirnya ada di sepertiga akhir lapangan,” jelas dia.

Modal Kepercayaan Diri Tynecastle

Dua gol dalam 12 menit pertama praktis menentukan arah laga. Dundee United sempat berusaha menata ulang permainan setelah turun minum, tetapi gol Soares Braga pada menit ke-56 memupus peluang itu. Sebelas menit berselang, McPake memastikan Hearts menutup pertandingan dengan margin empat gol tanpa balas di hadapan pendukung sendiri.

Bagi Vrancken, hasil ini menjadi modal yang ia sebut sendiri sebagai kepercayaan diri tambahan menjelang rangkaian laga berikutnya. Bagi Goodwin, pekerjaan rumahnya jelas: menemukan ketajaman di sepertiga akhir yang ia akui menjadi pembeda di Tynecastle.

Baca juga: Trevoh Chalobah Resmi Gabung Como dari Chelsea

Baca juga: Almada Jadi Pembelian Termahal Sejarah Klub Argentina

Bagikan

Baca Juga

Laporta Kritik Atletico soal Julian Alvarez, Arsenal Mengintai
JJ Gabriel Tinggalkan Manchester United, Barcelona Siap Tampung
Raider dan Defender Kabaddi Jawa Timur Berotot Hampir Sama
Carrick Akui Manchester United Belum Ideal Usai Imbang 1-1 di Fulham
Arteta: Brighton Layak Menang, Arsenal Lupa Hal Dasar di Kalah 0-3
Isak Cetak Gol Kemenangan Liverpool Atas Bournemouth 1-0