IPB Dorong Inovasi Kayu Modifikasi Tembus Pasar Industri

A A

Seorang perajin menghaluskan permukaan papan kayu dengan alat tangan. [Foto: Pexels/Brian Magill]

Cekricek.id — IPB University mendorong inovasi kayu modifikasi karya penelitinya masuk ke pasar dan industri mebel. Teknologi itu memakai perlakuan panas dan bahan kimia ramah lingkungan sehingga kayu cepat tumbuh dapat dipakai lebih awal.

Hilirisasi inovasi tersebut dijalankan melalui skema lisensi bersama mitra industri, menurut keterangan tertulis IPB University, Kamis (03/09/2026).

Baca juga Harga Referensi CPO September 2026 Naik ke USD 1.007,51

Kepala Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship IPB University, Handian Purwawangsa, menawarkan jalur promosi bagi produk mitra.

“Kami bisa minta sampel dan detail deskripsi produknya untuk kami bantu promosikan dan pajang di IPB. Jadi ketika ada tamu, produk Bapak bisa dikenal dan bahkan dibeli secara langsung,” katanya.

Baca juga OJK Dorong Teknologi Keuangan Perluas Pembiayaan UMKM Daerah

Inovasi kayu modifikasi itu dikembangkan I Wayan Darmawan dan kini dipasarkan dengan merek IDOLA untuk mebel serta produk fungsional harian.

Baca juga NTP Agustus 2026 Naik ke 129,19, Gabah dan Sawit Pendorong

Direktur Utama PT Jaya Cemerlang Industry, Jimmy Chandra, menyebut teknologi itu memangkas waktu tunggu panen kayu.

“Dengan inovasi Pak Wayan, bagaimana caranya kayu kita tidak perlu ditanam sampai puluhan tahun untuk bisa dimanfaatkan. Dalam sekitar lima tahun saja, outputnya sudah bisa baik,” katanya.

Ia berharap capaian itu menarik minat menanam kembali di tingkat petani.

“Harapan kami orang-orang mau menanam lagi, sehingga bisa memberdayakan petani dan menghasilkan kayu untuk kami produksi,” ujarnya.

Bagikan

Baca Juga

Hutan mangrove rimbun dengan akar tunjang di tepi perairan yang tenang
Peneliti IPB Kaji Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
Bawang merah segar dalam keranjang anyaman
Startup IPB Klaim Produktivitas Bawang Merah Naik 40 Persen
Buah sawo berwarna cokelat menggantung di antara daun hijau
IPB Rekomendasikan Sawo dan Srikaya untuk Tanjung Priok
Citra satelit gumpalan asap kebakaran hutan di atas laut dan daratan
IPB Bangun Pemantau Kualitas Udara Dampak Karhutla Harian
Anggota tim Anargya ITS berfoto bersama mobil balap listrik sambil membentangkan bendera Merah Putih dan panji kampus
Tim Anargya ITS Rebut Tiga Gelar di Formula SAE Japan 2026 dengan Mobil Listrik Mark 6.0
Peneliti Ciptakan Sensor Pendeteksi Bahan Kimia Berbahaya dalam Air Minum
Peneliti Ciptakan Sensor Pendeteksi Bahan Kimia Berbahaya dalam Air Minum