Islandia Tolak Buka Lagi Perundingan dengan Uni Eropa

A A

Panorama Reykjavik dilihat dari menara Hallgrimskirkja. [Foto: Jakub Hałun/Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0]

Cekricek.id — Selisihnya lima koma nol persen. Dari kotak suara di enam distrik pemungutan, Islandia memutuskan untuk tidak kembali ke meja perundingan dengan Uni Eropa.

Referendum yang digelar Minggu (30/08/2026) itu menghasilkan 52,5 persen suara menolak dan 47,5 persen mendukung pembukaan kembali perundingan aksesi. Penghitungan hampir rampung, hanya menyisakan sejumlah kecil surat suara di satu distrik.

“Bangsa ini menolak perundingan aksesi dengan Uni Eropa,” demikian penyiar publik RUV, sebagaimana dikutip Al Jazeera, Minggu (30/08/2026).

Dua Argumen yang Bertabrakan

Perdana Menteri Kristrun Frostadottir menyebut pemungutan suara itu sebagai momen penentu, dan menyatakan penolakan akan menyingkirkan seluruh spekulasi tentang Uni Eropa.

Baca juga Zelensky Tolak Pemilu Perang, Sebut Bisa Belah Ukraina

Kubu yang mendukung berargumen keanggotaan bisa menekan suku bunga Islandia yang tinggi dan memperkuat keamanan di tengah ketidakstabilan global, terutama karena perang di Ukraina dan pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang Greenland.

Baca juga AS Janjikan Sanksi Terberat ke Iran, China Diminta Ikut

Kubu penolak mengangkat dua hal: kedaulatan negara dan hak atas perikanan, sektor yang menopang ekonomi pulau berpenduduk kecil itu.

Tujuh Belas Tahun Setelah Krisis

Islandia mengajukan permohonan keanggotaan Uni Eropa pada 2009, tidak lama setelah krisis keuangan meruntuhkan sistem perbankannya. Pemerintah yang skeptis terhadap Eropa menghentikan perundingan itu pada 2013.

Baca juga Trump Ingin Jadikan Selat Hormuz Wilayah AS, Ini Kata Pakar

Hasil hari Minggu menutup kemungkinan membuka kembali pintu tersebut dalam waktu dekat.

Bagikan

Baca Juga

Kanker Asbes Masih Datang di Italia, 30 Tahun Setelah Dilarang
Wamendag Soroti Peran Swedia dalam Kemitraan Dagang I-EU CEPA
Warga Belanda yang Cemas soal Dunia Lebih Sering Terganggu Jiwa
Pekerja Rentan Finlandia Tak Lebih Cemas tapi Kerap Menganggur
Menu Kantin Rumah Sakit Poznań Dikuasai Daging, Nabati Tersisih
Tiap Tugas Berat Menambah Beban Batin Penjaga Pantai Jerman