Jazirah (Peninsula): Pengertian, Ciri, dan Contoh Semenanjung

A A

Ilustrasi. {Creator Cekricek.id]

Jazirah atau semenanjung (peninsula) adalah bentuk daratan yang menjorok ke suatu badan air, seperti laut atau danau, dan tetap tersambung dengan daratan yang lebih luas di salah satu sisinya. Sebagian besar tepinya dikelilingi air, sehingga semenanjung memiliki garis pantai panjang dibandingkan luasnya. Contohnya adalah Jazirah Arab, Semenanjung Iberia, Florida, dan Semenanjung Malaka.

Pengertian semenanjung menurut kamus

Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan semenanjung sebagai tanah atau daratan yang menjorok ke laut; jazirah dicatat sebagai padanan dengan makna yang sama dan berasal dari bahasa Arab. Kata peninsula dalam bahasa Inggris berakar pada bahasa Latin paene yang berarti hampir dan insula yang berarti pulau, sehingga secara harfiah berarti hampir pulau.

Ciri dan proses terbentuknya semenanjung

Semenanjung terbentuk melalui berbagai proses geologi dan geomorfologi: pengangkatan kerak bumi yang mendorong daratan ke laut, kenaikan muka air laut yang menggenangi dataran rendah sehingga bagian yang lebih tinggi tersisa menjorok, endapan sungai dan arus yang menumpuk sedimen, atau erosi yang mengikis bagian pantai di kedua sisi suatu daratan.

Karena dikelilingi air, iklim semenanjung dipengaruhi laut, garis pantainya kaya ekosistem pesisir seperti mangrove dan terumbu karang, dan wilayahnya sering menjadi jalur pelayaran serta lokasi pelabuhan alami. Bagian ujung semenanjung yang runcing disebut tanjung.

Contoh semenanjung di dunia dan Indonesia

Di dunia, Jazirah Arab adalah semenanjung terluas, diapit Laut Merah, Laut Arab, dan Teluk Persia. Semenanjung Iberia ditempati Spanyol dan Portugal, Semenanjung Italia menjorok ke Laut Tengah, dan Semenanjung Malaka atau Semenanjung Malaya membentang dari Thailand selatan hingga Singapura, memisahkan Selat Malaka dari Laut Cina Selatan.

Di Indonesia, contohnya adalah Semenanjung Minahasa di ujung utara Sulawesi, Semenanjung Doberai atau Kepala Burung di Papua Barat, Semenanjung Blambangan di ujung timur Jawa, dan Semenanjung Kampar di Riau yang dikenal sebagai lahan gambut luas. Nama-nama ini tercatat dalam gazeter nasional yang dikelola Badan Informasi Geospasial.

Perbedaan semenanjung dengan tanjung dan pulau

Tanjung adalah daratan yang menjorok ke laut dalam skala lebih kecil, sering merupakan ujung dari sebuah semenanjung, sedangkan semenanjung mencakup bentang daratan yang jauh lebih luas. Pulau sepenuhnya dikelilingi air dan tidak tersambung dengan daratan utama, sementara semenanjung selalu memiliki sambungan darat yang disebut leher atau tanah genting bila sambungan itu sempit.

Istilah terkait

Baca juga entri Tanjung atau Semenanjung untuk bentuk yang lebih kecil, Teluk (Bay) sebagai lawan bentuknya, yaitu badan air yang menjorok ke daratan, Inlet, dan Perairan Pesisir yang mengelilingi semenanjung.

Rujukan

Sumber: Istilah-istilah dalam Lingkungan Hidup. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia, entri semenanjung, jazirah, dan tanjung. Badan Informasi Geospasial, Gazeter Nasional Republik Indonesia. National Geographic Society, Resource Library, entri peninsula.

Bagikan

Baca Juga

Zooplankton
Zoonoses
Younger Dryas
Yedoma
Wetland (Lahan Basah)
Welfare (Kemakmuran)