Jika Benar Ajaran Islam itu Bolehkan KDRT, Habib Ini Rela Murtad

A A

Habib Husin Alwi. [Foto: Canva]

Berita terkini, terbaru, dan berita pilihan hari ini: Habib Husin Alwi menyebutkan Islam tidak pernah mengajarkan KDRT.

Cekricek.id - Habib Husin Alwi baru-baru ini diundang ke podcast Deddy Corbuzier. Podcast tersebut tayang di YouTube pada Rabu, (09/02/2022).

Podcast itu diberi judul “Heboh Ini Habib Pilih Murtad? No HOAX”. Dalam podcast ini Habib Husin Alwi bersama dengan Deddy Corbuzier membahas terkait KDRT. Hal ini berkaitan dengan kasus yang menimpa Ustazah Oky Setiana Dewi.

Di mana kasus itu berhubungan dengan video ceramahnya yang dinilai menutupi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Terkait hal ini muncul artikel yang berjudul “Ustads Derry Sulaiman bela Oki Setiawan Dewi soal ceramaha KDRT: Dalam Islam, suami boleh memukul istri, ini sebabnya”.

Habib Husin Alwi sangat menentang hal tersebut. Ia kemudian berkomentar di twitter miliknya. Habib benar-benar marah dengan ustads yang menormalisasi KDRT. Bahkan, ia dengan beraninya mengatakan akan murtad atau keluar dari Islam jika benar ajaran Islam memperbolehkan KDRT.

Tak lupa, ia juga menambahkan hastag #Agama Karangan di postingan tersebut. 

“Ustadz siapa itu kok bahlul banget jadi orang? Dalam Islam maksudnya ada ajaran itu di Al quran dan Hadist? Saya murtat malam ini kalau memang ajaran itu shohih sesuai ajaran Islam Muhammad SAW wa Allah Azza wa Jall! Ngeri banget.. uda akhir zaman. #Agama Karangan,” begitu kekesalan yang disampaikan Habib Husin Alwi di twitternya.

Berhubungan dengan postingan tersebut, Deddy Corbuzier mempertanyakan hal berhubungan KDRT menurut Islam kepada Habib Husin Alwi.

Habib dengan tegasnya mengatakan bahwa Islam tidak pernah mengajarkan kekerasan sama sekali.

Habib Husin: Islam Tidak Mengajarkan Kekerasan

https://cekricek.id/

“Yang namanya Islam itu nggak pernah kita temuin itu ajaran Islam yang mengajarkan kekerasan. Ajaran islam itu ajaran rahmat,” ungkap Habib Husin Alwi.

Lebih lanjut Habib Husin Alwi menyebutkan KDRT itu disebut dengan doraba dalam bahasa arab yang artinya pukul.

“Ketika KDRT itu udah masuk kekerasan. Di Islam disebut doraba. Pukul yang disebut doraba pasti merahkan? Dan itu dilarang dalam Islam,” katanya. 

“Sementara Islam tidak mengajarkan menyakiti orang. Menyakiti binatang aja tidak boleh. Apalagi manusia. apalagi itu istrinya. Istri yang disayang, yang bikin anak buat lo, membahagiakan diri lu dipukul. Logikamu masuk tidak?” lanjut Habib Husin Alwi.

Habib juga menambahkan bahwa Islam itu mengajarkan cara memanusiakan manusia.

Baca juga: Pengakuan Habib Husin Alwi yang Akan Murtad Karena Hal Ini

“Islam itu artinya memanusiakan manusia. ketika lu sudah berusaha memanusiakan seseorang artinya kamu manusia. Manusia adalah hewan yang berbicara,” kata Habib Husin Alwi.

Bagikan

Baca Juga

Menara dan bagian depan Gereja Santo Yoseph Matraman, Jakarta Timur
Tiga Menara Berkubah di Gereja Santo Yoseph Matraman
Panil relief batu Borobudur memuat banyak sosok manusia duduk berjajar di bawah pohon
Tujuh Panil Borobudur dan Ajaran Menukar Penderitaan
Barisan pramusaji membawa piring hidangan rijsttafel di ruang makan Hotel Homann, Bandung
Rijsttafel, Meja Nasi yang Meniru Cara Bumiputera
Ilustrasi kapal dagang kayu berlambung tinggi yang kandas miring di pantai berpasir gelap dengan tali tambang terbentang, keranjang anyaman, dan warga menarik tali dari kejauhan
Dua Kapal dan Laut Bali Utara dalam Babad Buleleng
Ilustrasi tanduk kerbau tua berwarna cokelat gelap yang permukaannya penuh goresan halus sejajar, terbaring di atas kain tenun lipat pada lantai papan rumah kayu, dengan jendela terbuka ke arah lembah hijau
Tanduk Kerbau Kerinci dan Dipati yang Diupah
Kotak galian arkeologi di lantai gua kapur dengan lukisan dinding berpigmen hitam di atasnya.
Rangka Perempuan di Bawah Gambar Cadas Gua Batu Baras