Lima Tewas di Kapal Migran yang Terapung Dekat Canary

A A

Petugas penyelamat membantu seorang pria turun dari kapal penjaga pantai Spanyol di pelabuhan Arguineguin, Gran Canaria, 3 September 2026. [Foto: Borja Suarez/Reuters via Al Jazeera]

Cekricek.id — Lima jenazah ditemukan di sebuah kapal yang membawa migran di perairan selatan Gran Canaria, Spanyol. Sebanyak 44 pria berhasil diselamatkan dari kapal yang terapung sekitar 120 kilometer dari pulau itu.

Sebuah lembaga swadaya masyarakat memperkirakan 83 orang tewas sepanjang pelayaran yang berangkat dari Gambia 27 hari sebelumnya, menurut laporan Al Jazeera, Kamis (03/09/2026).

Baca juga Laporan Bocor soal Peran Maroko Guncang Pemerintah Spanyol

Presiden Kepulauan Canary, Fernando Clavijo, menyebut rangkaian kematian itu tidak bisa diterima.

“It is intolerable that lives continue to be lost. The Canaries cannot get used to or accept as normal the fact that the Atlantic continues to be a death trap,” katanya, yang berarti kepulauan itu tidak boleh terbiasa menganggap Atlantik sebagai perangkap maut.

Baca juga Pemerintahan Meloni Jadi yang Terlama di Italia Sejak 1945

Para penyintas berasal dari Mali dan Senegal. Juru bicara organisasi bantuan migran Caminando Fronteras, Helena Maleno, menyebut korban tewas mencakup tiga perempuan dan seorang bayi perempuan.

Baca juga Permadani Bayeux Dipamerkan di London Setelah Sembilan Abad

Rute Atlantik menuju Kepulauan Canary dikenal sebagai salah satu jalur migrasi paling mematikan di dunia. Kapal-kapal kayu berangkat dari pesisir Afrika Barat dan kerap kehabisan bahan bakar, air, serta makanan sebelum mencapai daratan.

Meski begitu, jumlah kedatangan tahun ini menurun tajam. Hingga 31 Agustus 2026 tercatat 5.163 orang tiba di kepulauan tersebut, turun 57 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Bagikan

Baca Juga

Seorang anak menatap layar ponsel yang menyala di ruangan berpencahayaan biru
UNICEF: 20 Juta Anak Setahun Alami Kekerasan Seksual Daring
Tangan memegang ponsel yang merekam Giorgia Meloni di hadapan massa
Pemerintahan Meloni Jadi yang Terlama di Italia Sejak 1945
Pandangan udara persimpangan jalan dengan sejumlah ambulans dan mobil polisi
Penembakan di Minneapolis, Dua Tewas dan Tiga Polisi Luka
Nicolas Maduro digiring agen berjaket DEA di antara petugas bersenjata
Maduro Klaim Imunitas, Minta Dakwaan AS Dibatalkan
Foto yang menyertai laporan Al Jazeera tentang Mahkamah Agung Amerika Serikat
Kongres AS Tolak Amandemen Pembatasan Jumlah Hakim Agung
Presiden Amerika Serikat Donald Trump duduk di meja kerja Ruang Oval
Trump Ancam Serangan Lanjutan, Iran Bantah Klaim AS