Cekricek.id — Regu penyelamat di Nepal mengeluarkan seorang pekerja pembangkit listrik asal China dan seorang perempuan Nepal dalam keadaan hidup dari reruntuhan banjir, Sabtu, sementara sekitar 5.000 orang masih dinyatakan hilang.
Laporan Al Jazeera, Sabtu (05/09/2026), menyebutkan Lu Haitao dikeluarkan dari kedalaman 225 meter di dalam terowongan pembangkit listrik tenaga air yang terendam di Distrik Rasuwa, kawasan pegunungan di utara Kathmandu.
Terpisah, Chandika Kumari Shrestha yang berusia 64 tahun digali dari rumahnya yang runtuh di Distrik Nuwakot, bertetangga dengan Rasuwa.
Baca juga Lima Tewas di Kapal Migran yang Terapung Dekat Canary
“Saya tidak percaya,” kata Lu Haitao seusai diselamatkan.
Menteri Informasi dan Komunikasi Nepal Bikram Timilsina menyatakan pencarian terus berjalan. “Kami menunggu penyelamatan lebih banyak orang lagi,” ujarnya.
Baca juga UNICEF: 20 Juta Anak Setahun Alami Kekerasan Seksual Daring
Penyelamatan itu berlangsung sepuluh hari setelah banjir melanda. Tim pencari masih menyisir kawasan tersebut untuk menemukan ribuan orang yang belum ditemukan.
Baca juga PBB Sahkan Peta Dunia Baru yang Menampilkan Ukuran Asli Afrika
Laporan itu tidak merinci berapa lama Lu Haitao bertahan di dalam terowongan maupun kondisi kesehatan kedua korban selamat.














