Marta Kos Batalkan Kunjungan ke Serbia soal Penghormatan Mladic

A A

Sejumlah orang membentangkan spanduk bertuliskan “Generale hvala” atau “Terima kasih, Jenderal” di sebuah jembatan layang di Beograd, Serbia. [Foto: Al Jazeera]

Cekricek.id — Komisioner Perluasan Uni Eropa Marta Kos membatalkan rencana kunjungannya ke Serbia karena pemuliaan terhadap Ratko Mladic, penjahat perang yang meninggal pada 27 Agustus lalu.

Kos menyampaikan pembatalan itu melalui akun media sosial X pada Jumat, menurut laporan Al Jazeera, Sabtu (05/09/2026). Ia menilai penghormatan yang menyertai kematian Mladic “tidak sejalan dengan nilai-nilai yang menjadi dasar jalan menuju Uni Eropa”.

“Dalam konteks ini, saya memutuskan untuk tidak melanjutkan kunjungan yang saya rencanakan ke Serbia untuk saat ini,” kata Kos.

Baca juga Pemerintahan Meloni Jadi yang Terlama di Italia Sejak 1945

Jenazah Mladic diterbangkan dari Den Haag ke Beograd dan disambut penjaga kehormatan pada Kamis, beberapa hari sebelum jadwal pemakamannya. Sejumlah pendukung terlihat bersorak ketika iring-iringan jenazah melintasi Beograd.

Presiden Serbia Aleksandar Vucic menolak alasan tersebut. Stasiun televisi regional N1 mengutip Vucic yang menyebut penjelasan pejabat Uni Eropa itu “sangat singkat, tetapi bodoh”.

Baca juga Laporan Bocor soal Peran Maroko Guncang Pemerintah Spanyol

Vucic menyatakan pemerintahnya akan menyediakan “segala bentuk dukungan logistik dan transportasi” untuk pemakaman itu. Ia memperkirakan puluhan ribu orang akan hadir.

Mladic meninggal pada usia 84 tahun saat menjalani hukuman seumur hidup di Den Haag atas genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang selama Perang Bosnia. Vonis pengadilan Perserikatan Bangsa-Bangsa atas dirinya dijatuhkan pada 2017.

Baca juga Empat Aktivis Palestine Action Ajukan Banding Vonis Terorisme

Berjuluk Jagal Bosnia, ia termasuk komandan militer paling terkenal dalam Perang Bosnia yang menewaskan lebih dari 100.000 orang. Namanya melekat pada genosida Srebrenica, ketika pasukannya membunuh lebih dari 8.000 laki-laki dan anak lelaki Muslim Bosniak pada Juli 1995.

Meski demikian, Mladic tetap dianggap pahlawan oleh sebagian masyarakat dan kalangan politik Serbia.

Serbia menjalani perundingan keanggotaan Uni Eropa sejak 2014, tetapi prosesnya mandek dalam beberapa tahun terakhir di bawah Vucic. Belum ada keterangan Komisi Eropa mengenai dampak pembatalan kunjungan ini terhadap proses tersebut.

Bagikan

Baca Juga

Massa mengikuti demonstrasi menentang pelarangan Palestine Action di London
Empat Aktivis Palestine Action Ajukan Banding Vonis Terorisme
Bendera nasional Ukraina berkibar di atas kawasan pusat kota Kyiv
Baku Tembak Dua Badan Intelijen Ukraina Guncang Kyiv
Leon Black tiba untuk wawancara tertutup dengan komite pengawasan DPR di Gedung Capitol
Leon Black Gugat Panel Kongres soal Panggilan Kasus Epstein
Petugas penyelamat membantu seorang pria turun dari kapal penjaga pantai Spanyol di pelabuhan Arguineguin
Lima Tewas di Kapal Migran yang Terapung Dekat Canary
Seorang anak menatap layar ponsel yang menyala di ruangan berpencahayaan biru
UNICEF: 20 Juta Anak Setahun Alami Kekerasan Seksual Daring
Tangan memegang ponsel yang merekam Giorgia Meloni di hadapan massa
Pemerintahan Meloni Jadi yang Terlama di Italia Sejak 1945