Menolak Tradisi, Raja Charles III Tak Mau Tinggal di Istana Buckingham

Berita terkini, terbaru, dan berita pilihan hari ini: Pangeran Charles terkonfirmasi Covid-19 dan ia sempat kontak dengan Ratu Elizabeth II

Raja Charles III Charles dan Ratu Elizabeth II [Foto: Ist]

Cekricek.id - Biasanya seorang raja ingin hidup dan tinggal di kerajaan, namun hal itu tidak berlaku bagi Raja Charles III. Raja Inggris, Charles III tidak mau meneruskan tradisi kalau Kepala Negara Inggris Raya harus tinggal di Istana  Istana Buckingham. Dikutip dari New York Post, Senin (17/10), Charles akan tinggal di Clarence House. Kediaman yang telah lama ia huni bersama istrinya Camilla.

Raja berusia 73 tahun itu menolak tinggal di Buckingham karena ia ingin suasana privat bersama Camilla tidak berubah.

Dan Charles selama ini memang diketahui tidak nyaman tinggal di gedung yang besar seperti Buckingham Palace.

"Charles menolak tradisi penguasa Inggris Raya tinggal di Buckingham. Ia mantap untuk tetap tinggal bersama Camilla di Clarence House," begitu laporan dari New York Post.

Letak Clarence House sendiri tidak jauh dari Istana Buckingham. Istana Buckingham sendiri sampai saat ini masih menjalani renovasi rutin yang diperkirakan baru akan selesai pada 2027 nanti.

Istana Buckingham telah dihuni setiap penguasa Inggris Raya sejak 1837.
Istana ini selain menjadi rumah bagi penguasa, juga merupakan tempat peristiwa-peristiwa kenegaraan, menyambut tamu negara, hingga menjadi tempat kunjungan wisata.

Penguasa pertama yang menjadikan Buckingham Palace sebagai kediaman adalah Ratu Victoria. Terakhir yang menghuni istana seluas 77.000 meter persegi itu adalah Ratu Elizabeth II atau ibu dari Charles III.
Charles sendiri diketahui dilahirkan di Istana Buckingham pada 14 November 1948 lalu.

Raja Charles III Tak Mau Terlalu Diatur

Sejak masa mudanya, Charles memang dikenal sebagai sosok yang tidak mengikuti aturan kerajaan yang dianggapnya kaku. Salah satunya adalah dengan cara kerajaan mengatur kehidupan pribadi para anggota kerajaan.

Charles sendiri merasa tidak senang ketika istana tidak merestui hubungannya dengan Camilla yang kini menjadi istrinya. Karena Camilla dianggap tak layak menjadi pasangan dari pewaris tahta Inggris.

Pada akhirnya, Charles menikah dengan Putri Diana. Walau dikaruniai dua anak, Charles tidak bahagia dan tetap diam-diam berhubungan dengan Camilla. Charles dan Diana pun bercerai pada 1996.

Baca Juga: Usai Wafatnya Ratu Elizabeth, Inggris Rencanakan Hari Berkabung 12 Hari

Ia kemudian ngotot menikahi Camilla meski berstatus janda pada tahun 2005. Sampai sekarang Charles dan Camilla tetap langgeng walau tidak dikaruniai anak. 

Baca Juga

Layar komputer menampilkan barisan kode di ruang gelap
Peretas Kimsuky Korea Utara Pakai AI Bikin Dokumen Umpan, Sasar Militer dan Diplomat
Pecahan batuan dan mineral ditata di atas permukaan putih
Meteorit yang Menembus Atap Rumah di New Jersey Simpan Jejak Air Asin Purba
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke kepulan asap
Enam Belas Pekerja Bangladesh Tewas dalam Kebakaran Pabrik Sofa di Riyadh
Tangan menghitung lembaran uang kertas
Remitansi Pakistan Naik 13 Persen jadi USD3,6 Miliar, Arab Saudi Penyumbang Terbesar
Kabah di Masjidil Haram, Mekah
Pakistan Tetapkan Biaya Haji 2027 hingga USD4.695, Setoran Pertama Mulai 17 Agustus
Puncak gunung bersalju di kawasan Himalaya
Jenazah Lima Pendaki Ditemukan di Yalung Ri Nepal Setelah Sembilan Bulan