Cekricek.id— Aktor Reza Rahadian merambah dunia penyutradaraan lewat film pendek berjudul Annisa yang tayang perdana di ajang Critics' Week, bagian dari Festival Film Cannes ke-65 pada Mei 2026. Film berdurasi 15 menit ini disutradarai bersama sineas asal Filipina, Sam Manacsa, dan mengangkat kisah seorang gadis buta bernama Annisa yang gemar bernyanyi.
Bagian dari Program Next Step Studio
Annisa merupakan satu dari empat film pendek kolaboratif yang lahir dari program bernama Next Step Studio Indonesia, inisiatif yang mempertemukan delapan sutradara muda — empat dari Indonesia dan empat dari negara Asia Tenggara lain — untuk membuat film pendek berdurasi 15 menit secara berpasangan. Program ini diproduseri Yulia Evina Bhara dan Amerta Kusuma dari KawanKawan Media, dan menjadi edisi perdana Next Step Studio yang digelar di Critics' Week.
Reza Rahadian menceritakan pendekatannya dalam berkolaborasi dengan sineas dari negara lain untuk proyek ini. “Biasanya saya lebih suka bekerja dengan orang yang saya kenal. Untuk dua film pendek pertama saya, saya bekerja dengan tim dan orang yang sama,” katanya, merujuk pada pengalamannya sebelum menjajal kolaborasi lintas negara lewat Annisa.
Tiga Sutradara Indonesia Lain Ikut Tampil
Selain Reza Rahadian, tiga sineas muda Indonesia lain turut menghadirkan film pendek mereka di program yang sama. Shelby Kho yang berkolaborasi dengan sutradara Myanmar, Sein Lyan Tun, menggarap film Original Wound. “Kami mencoba mencari cerita seperti apa yang bisa kami sampaikan karena kami mungkin punya visual dan perspektif yang berbeda,” kata Kho.
Khozy Rizal berkolaborasi dengan sineas Singapura, Lam Li Shuen, lewat film Mothers Are Mothering. “Pendekatan yang kami terapkan di film ini bisa membuka banyak sekali kemungkinan cerita karena sifatnya sangat ambigu,” ujar Rizal. Sementara itu, Reza Fahriyansyah yang berpasangan dengan sineas India, Ananth Subramaniam, menggarap film Holy Crowd. “Kami ingin mengarahkan kamera pada komunitas, pada orang-orang. Untuk melihat bagaimana manusia bereaksi, itulah yang ingin kami eksplorasi,” kata Fahriyansyah.
Baca juga: Perjuangan Reza Rahadian Mencari Ayahnya: Cuma Pengen Dia Tahu Aja
Selain lewat film pendek Annisa, nama Indonesia turut hadir di Cannes 2026 lewat sejumlah proyek film panjang lain yang tengah dalam tahap produksi maupun penjualan internasional, menandai makin seringnya sineas dan aktor Tanah Air menembus panggung festival film dunia.
Baca juga: Bangga, 3 Film Tanah Air Ini Telah Mendunia
Keikutsertaan Reza Rahadian sebagai sutradara melengkapi rekam jejak panjangnya di dunia akting yang sudah dimulai sejak lebih dari satu dekade lalu.
Baca juga: Denny Sumargo Goda Prilly Latuconsina dan Reza Rahadian Cinlok, Netizen: Tawanya Penuh Makna





















