- Dua pelaut hilang dan 23 orang lain diselamatkan setelah tanker El Gaia diserang di Selat Hormuz.
- Iran menyebut kapal menabrak ranjau laut, sedangkan militer AS menyatakan kapal dihantam rudal dan drone.
- IMO mencatat sedikitnya 22 pelaut tewas dalam 79 insiden terkonfirmasi sejak akhir Februari.
Cekricek.id — Dua pelaut hilang dan 23 orang lain diselamatkan setelah tanker El Gaia berbendera Panama diserang di Selat Hormuz, menurut otoritas Oman, Selasa (15/09/2026).
Melansir BBC, Selasa (15/09/2026), Pusat Keamanan Maritim Oman menyatakan tanker El Gaia ditarik menuju sebuah pelabuhan Oman setelah kebakaran terjadi di ruang mesinnya. Kapal itu disebut menjadi sasaran serangan 1,3 mil laut atau 2,4 kilometer di utara Semenanjung Musandam.
Pada Senin, Korps Garda Revolusi Iran menyatakan tanker tersebut menabrak ranjau laut dan terbakar saat melintasi jalur yang mereka sebut terlarang dan tidak aman. Namun, militer Amerika Serikat menegaskan laporan Iran keliru, dan menyebut kapal itu dihantam rudal Iran bulan lalu serta drone pada akhir pekan.
Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris menyatakan pihaknya menerima laporan kebakaran di sebuah kapal yang terkena proyektil tak dikenal saat melintasi Selat Hormuz pada dini hari Minggu.
Baca juga Harga minyak naik, Brent US$107 meski AS klaim kuasai Hormuz
Awal bulan ini, Iran menyampaikan klaim serupa atas insiden yang menewaskan dua pelaut Filipina di supertanker milik Arab Saudi, Sidr. Garda Revolusi menyebut kapal itu terbakar setelah menabrak ranjau laut, sedangkan otoritas Saudi menyatakan kapal tersebut disasar Iran dan perusahaan keamanan maritim melaporkan kapal dihantam proyektil di utara Musandam.
Organisasi Maritim Internasional mencatat sedikitnya 22 pelaut tewas dalam 79 insiden terkonfirmasi di Selat Hormuz dan kawasan Timur Tengah lainnya sejak perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran dimulai pada akhir Februari.
Pada Selasa, kantor berita semiresmi Iran, Fars, melaporkan “drone musuh” menyasar dua kapal nelayan di selat itu pada dini hari, dekat pelabuhan Kargan, sekitar 80 kilometer timur laut Musandam. Mengutip wakil gubernur Provinsi Hormozgan, Fars menyebut beberapa nelayan dilaporkan hilang dan operasi pencarian serta penyelamatan berlangsung.
Baca juga Pembicaraan Selat Hormuz ditunda karena situasi Yaman, kata Iran
Belakangan, juru bicara Komando Pusat militer Amerika Serikat, Kapten Tim Hawkins, mengatakan kepada situs berita Axios bahwa pasukannya menghancurkan dua perahu yang berupaya mencuri drone laut. “Perahu-perahu kecil Iran baru-baru ini berupaya menguasai kapal permukaan nirawak milik AS, tetapi mereka gagal setelah CENTCOM merespons dengan keras,” kata Hawkins.
Selat Hormuz, yang biasanya dilalui seperlima pengapalan minyak dan gas global, praktis tertutup akibat serangan rudal dan drone Iran terhadap kapal niaga serta blokade laut Amerika Serikat atas pelabuhan Iran. Kesepakatan awal kedua negara pada Juni untuk mengakhiri perang dan membuka kembali selat itu runtuh dalam hitungan pekan.
Baca juga 400 kapal terjebak, Iran sebut Selat Hormuz masih ditutup















