- The Fed menahan suku bunga di kisaran 3,75 hingga 4 persen lewat voting 10 lawan 2.
- Ini keputusan kebijakan moneter terakhir sebelum pemilu sela AS.
- Inflasi tahunan AS naik menjadi 3,7 persen pada September dari 3,4 persen pada Agustus.
- Pertemuan berikutnya pada 8 dan 9 Desember diperkirakan menaikkan suku bunga seperempat poin.
Cekricek.id — Bank sentral Amerika Serikat, The Fed, menahan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan moneter terakhir sebelum pemilu sela AS, meski inflasi terus naik.
The Fed mempertahankan suku bunga di kisaran 3,75 hingga 4 persen melalui voting 10 lawan 2, sesuai perkiraan pasar, sebagaimana diberitakan Al Jazeera, Rabu (28/10/2026). CME FedWatch sebelumnya menunjukkan peluang lebih dari 90 persen suku bunga tidak berubah.
“Aktivitas ekonomi berkembang dengan laju yang kuat,” tulis The Fed dalam siaran persnya. “Meski ketidakpastian tetap tinggi, sebagian karena perkembangan geopolitik, belanja domestik tetap tangguh. Pertumbuhan produktivitas kuat dan investasi modal solid.”
The Fed juga mencatat inflasi yang terus naik. Laporan Indeks Harga Konsumen terbaru menunjukkan inflasi tahunan naik menjadi 3,7 persen pada September dari 3,4 persen pada Agustus, dengan harga energi sebagai penyumbang utama lonjakan bulanan.
Pejabat Bidang Pengawasan The Fed Michelle Bowman sebelumnya menganjurkan sikap menunggu. “Saya tidak merasa ada urgensi untuk mengambil langkah lanjutan saat ini,” katanya dalam pertemuan IMF-Bank Dunia di Bangkok bulan ini. “Kita benar-benar perlu meluangkan waktu dan memahami bagaimana keadaan akan berkembang.”
Keputusan ini menyusul kenaikan suku bunga bulan lalu, yang pertama sejak Juli 2023. Kenaikan itu dikritik Presiden AS Donald Trump, yang berulang kali menekan The Fed untuk memangkas suku bunga. Saat itu Trump menulis di Truth Social bahwa “suku bunga di Amerika Serikat seharusnya 1 persen atau kurang”.
Pertemuan kebijakan moneter berikutnya dijadwalkan pada 8 dan 9 Desember, dan proyeksi saat ini mengarah pada kenaikan suku bunga seperempat poin. Pada Rabu pula, Bank of Canada menaikkan suku bunganya untuk pertama kali dalam tiga tahun.















