Warhound Rekayasa Genetik Anjing Perang untuk Militer AS

A A

Anjing militer Belgian Malinois Angkatan Udara AS di atas kendaraan tempur. [Foto: Departemen Pertahanan AS/Wikimedia Commons, domain publik]

  • Warhound meraih pendanaan 200 juta dolar AS dengan valuasi 1,2 miliar dolar AS.
  • Gen anjing Belgian Malinois dan German Shepherd akan diedit untuk menciptakan jenis anjing baru.
  • Anduril memasok rompi pelindung dan kacamata bersensor untuk anjing dan pawangnya.
  • Anjing pertama ditargetkan lahir awal tahun depan dan bertugas dalam dua tahun.

Cekricek.id — Anjing perang hasil rekayasa genetik sedang disiapkan untuk militer Amerika Serikat. Perusahaan rintisan bernama Warhound resmi muncul ke publik dengan pendanaan 200 juta dolar AS untuk menciptakan anjing tersebut.

Melansir laporan TechCrunch, Kamis (22/10/2026), Warhound digagas CEO Colossal Biosciences Ben Lamm bersama pendiri Anduril Palmer Luckey. Pendanaan itu datang dari investor seperti Sequoia, 8VC, dan In-Q-Tel, firma modal ventura yang didukung CIA dan badan intelijen AS lainnya, dengan valuasi perusahaan 1,2 miliar dolar AS.

Anjing-anjing Warhound, yang sebenarnya belum lahir, akan dipakai untuk tugas berbahaya bagi manusia atau sulit dikerjakan mesin. Misalnya mendeteksi bom, operasi pencarian, dan operasi khusus lainnya.

Menurut Warhound, lebih dari 80 persen anjing kerja militer AS berasal dari Eropa, dan kurang dari separuhnya layak bertugas. Akibatnya, pasokan anjing kerja makin menipis dan AS kian bergantung pada negara lain.

Baca juga Tesla Mulai Produksi Robot Optimus, Laba Anjlok 43 Persen

Lamm bercerita, ia bertemu Luckey dalam sebuah konferensi sekitar setahun lalu. Saat itu Luckey menyebut perlu ada lebih banyak upaya untuk anjing kerja militer.

Dari risetnya, Lamm mendapati banyak anjing kerja gagal menyelesaikan pelatihan karena bawaan genetik, seperti penglihatan buruk, risiko kanker, displasia pinggul, atau penyusutan otot. Ia yakin anjing bisa ditingkatkan dari sisi kesehatan, umur, kecepatan, kelincahan, hingga daya penciuman untuk mengendus bom.

Timnya meneliti dua ras anjing kerja terbaik, Belgian Malinois dan German Shepherd, lalu menyimpan sel hidup keduanya di bank biologis. Gen anjing itu kemudian akan diedit, menambah yang meningkatkan kinerja dan membuang yang merugikan, untuk menciptakan apa yang ia sebut “jenis anjing baru”.

Anduril akan memasok perangkat lunak dan perangkat keras seperti rompi pelindung dan kacamata. Lamm membayangkan rompi antipeluru bersensor yang mengirim data ke pawang agar mereka lebih memahami situasi di lapangan.

“Idenya, jika kita membuat anjing lebih aman, lebih sehat, dan berkinerja lebih baik, ia akan bertugas lebih baik,” kata Lamm. Ia menegaskan tambahan dari Anduril itu dipasang “di atas anjing, bukan di dalam anjing”.

Baca juga AI Microsoft Diklaim Ungguli Dokter Umum dalam Diagnosis Sulit

Menurut Lamm, Luckey menjadi mitra dalam usaha ini tetapi tidak memiliki saham. Colossal, perusahaan yang dikenal lewat upaya menghidupkan kembali hewan punah seperti dodo dan mamut, memegang saham dan melisensikan teknologinya.

Gelombang pertama anjing akan segera dikloning dan diinkubasi, dengan kelahiran diperkirakan awal tahun depan. Anjing-anjing itu ditargetkan mulai bertugas dalam dua tahun, dengan proses kloning dikerjakan Viagen, perusahaan lain milik Colossal.

Warhound belum menentukan harga, tetapi menargetkan pembeli dari Departemen Pertahanan AS, kelompok militer, kepolisian, dan petugas tanggap darurat. Soal keamanan warga sipil, Lamm mengatakan setiap anjing akan dilatih layaknya anjing kerja militer dan dikelola pembelinya.

Warhound juga bekerja di bawah panduan American Humane Society untuk sertifikasi program pelatihannya. Saat pensiun, anjing-anjing itu diharapkan masuk program yang mencarikan rumah bagi anjing militer purnatugas.

Baca juga AI Bombadil Dibuat untuk Membaca Bahasa Listrik Tanaman

Bagikan

Baca Juga

Agen AI Claude Ditinggal di Pulau Virtual, Mulai Bermain Sendiri
AI Microsoft Diklaim Ungguli Dokter Umum dalam Diagnosis Sulit
Trump Diperintahkan Jalani Deposisi dalam Gugatan terhadap BBC
ICC Raih Penghargaan Sakharov Usai Dijatuhi Sanksi AS
Garda Revolusi Ancam Serang Negara Tetangga Bila AS Serang Iran
Xbox Wajibkan Karyawan Masuk Kantor Empat Hari Sepekan