- Barack Obama mengecam kekejaman dan korupsi selama masa jabatan kedua Donald Trump.
- Obama menyebut Trump memulai perang yang tidak perlu, merujuk pada perang AS-Israel melawan Iran.
- Obama membela kandidat gubernur Demokrat Amy Acton dari iklan serangan Vivek Ramaswamy.
Cekricek.id — Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengecam “kekejaman dan korupsi” selama masa jabatan kedua Presiden Donald Trump.
Obama mengkritik kebijakan luar negeri Trump dalam kampanye pemilu sela di Ohio pada Sabtu untuk mendukung para kandidat Partai Demokrat di negara bagian itu, sebagaimana diberitakan Al Jazeera, Minggu (25/10/2026).
“Presiden saat ini memilih membuat serangkaian keputusan buruk,” kata politikus Demokrat berusia 65 tahun itu. “Yang terpenting, dia memutuskan memulai perang yang tidak perlu dan tidak diminta siapa pun,” ujarnya, merujuk pada perang AS-Israel melawan Iran.
Obama mendesak warga Ohio memilih menentang pemerintahan Partai Republik. “Setelah dua tahun kekacauan, kekejaman, korupsi, dan ketidakcakapan yang belum pernah kita lihat di era modern, kalian punya kesempatan untuk berkata, ‘Cukup sudah,’” katanya.
Obama juga menyinggung kontroversi pemilihan gubernur Ohio terkait iklan serangan kandidat Partai Republik Vivek Ramaswamy terhadap kandidat Demokrat Amy Acton. “Dalam beberapa hari terakhir, kita melihat tidak ada batas yang tidak akan dia lewati, tidak ada titik rendah yang tidak akan dia capai,” kata Obama tentang Ramaswamy.
“Saya tidak tahu apa yang terjadi sampai standar perilaku begitu rendah sehingga seseorang bisa menayangkan iklan seperti itu,” ujarnya.
Dalam iklan itu, Donna Arthur, ibu Acton, membantah cerita putrinya tentang masa kecil yang diwarnai ketiadaan tempat tinggal dan pelecehan seksual oleh ayah tirinya, serta meminta warga Ohio tidak memilih Acton. Acton mengaku tidak bertemu ibunya sejak 1978, dan saudara laki-lakinya mendukung kesaksiannya. Ayah tirinya, yang meninggal pada 2004, pernah didakwa melakukan pemerkosaan.
Obama membela Acton, dengan mengatakan Acton telah “berbicara dengan menyentuh tentang masa kecilnya yang menyakitkan dan semua yang ia alami: kekerasan, penelantaran, dan ketiadaan tempat tinggal.”
Obama tampil satu panggung dengan Acton dan mantan senator Demokrat Ohio Sherrod Brown, yang berupaya kembali ke Senat melawan senator petahana dari Partai Republik Jon Husted. Jajak pendapat memberi Demokrat sedikit keunggulan di kedua pemilihan itu, tetapi hasilnya diperkirakan ketat.















