- Garena meluncurkan Free Fire India di Android dan iOS.
- Free Fire diblokir India sejak Februari 2022 bersama 53 aplikasi lain.
- Versi baru dilengkapi kontrol orang tua, batas bermain, dan server lokal.
- Waralaba Free Fire punya sekitar 77,4 juta pengguna aktif bulanan di India.
Cekricek.id — Gim battle royale Free Fire kembali hadir di India lebih dari empat tahun setelah diblokir pemerintah negara itu karena alasan keamanan nasional.
Melansir laporan TechCrunch, Rabu (28/10/2026), Garena meluncurkan versi lokal bernama Free Fire India sebagai gim mandiri di Android dan iOS. Versi baru ini dilengkapi konten khas India, kontrol orang tua, batas waktu bermain, batas belanja, serta penyimpanan data pengguna di server dalam negeri India.
Peluncuran ini datang lebih dari tiga tahun setelah Garena diam-diam menunda perilisan Free Fire India yang sudah diumumkan pada September 2023.
Baca juga Saham Jio Melonjak 21 Persen pada Debut Usai IPO Terbesar India
Diblokir Bersama 53 Aplikasi Lain
Free Fire termasuk gim seluler paling populer di India sebelum diblokir pada Februari 2022 bersama 53 aplikasi lain karena dugaan keterkaitan dengan Tiongkok. Popularitas gim ini sempat melonjak setelah India melarang pesaingnya, PUBG Mobile, pada September 2020.
Pemblokiran itu membuat saham Sea, induk Garena yang berbasis di Singapura, anjlok hingga nilai pasarnya tergerus lebih dari 16 miliar dolar AS dalam sehari. Meski begitu, Free Fire MAX, versi yang ditingkatkan, tidak termasuk aplikasi yang diblokir dan tetap bisa dimainkan.
Data Sensor Tower menunjukkan waralaba Free Fire memiliki sekitar 77,4 juta pengguna aktif bulanan di India pada Juni, jauh di atas Battlegrounds Mobile India (BGMI) dari Krafton yang hanya 20,8 juta.
Baca juga Musk Janjikan Starlink Murah di India, Sindir Ambani Jelang IPO
Satu Akun untuk Dua Gim
Kepala Operasional Garena di India Vaibhav Das Mundhra mengatakan Free Fire MAX tetap tersedia berdampingan dengan Free Fire India. Pemain bisa memakai akun yang sama, bermain bersama, dan mengikuti acara yang sama di kedua gim.
Menurut Mundhra, Garena telah bekerja sama dengan otoritas terkait di India dan memasukkan masukan mereka dalam persiapan peluncuran. Namun, ia tidak menjawab pertanyaan soal alasan penundaan rilis pada 2023.
Salah satu pendiri sekaligus CEO S8UL Esports Animesh Agarwal menilai kembalinya Free Fire India membuka lebih banyak peluang bagi pemain dan kreator. “Bagi saya, dampak sesungguhnya melampaui gim itu sendiri. Ini tentang para pemain yang bermimpi membangun karier di esports, para kreator yang telah membangun komunitas di sekitar gim ini, dan peluang yang bisa diciptakan ekosistem ini bagi semua orang yang terlibat,” ujarnya.
India tetap menjadi pasar penting bagi gim seluler. Unduhan gim seluler di negara itu naik 14,2 persen dibandingkan kuartal sebelumnya menjadi 2 miliar pada kuartal kedua.
Baca juga Gen Z Lawan Kecanduan Media Sosial Lewat Aplikasi Detoks Digital















