Iko Uwais Kembali ke Akar Silat, Gandeng Bintang Laga Jepang Tak Sakaguchi di Pendekar: Warrior

A A

Iko Uwais saat panggilan video dengan Jackie Chan menjelang 7th Jackie Chan International Action Film Week. [Foto: Instagram/@iko.uwais]

Cekricek.id— Aktor laga Iko Uwais dipastikan kembali ke akar seni bela diri silat lewat proyek film terbarunya, Pendekar: Warrior, yang mulai diperkenalkan ke publik pertengahan Juli 2026. Dalam film ini, Uwais berperan sebagai mantan pendekar silat elite yang baru keluar dari penjara dan berusaha meninggalkan kekerasan di masa lalunya.

Terseret Kembali demi Melindungi Kampung Halaman

Namun tekad damai sang tokoh utama diuji ketika kelompok kriminal mengambil alih lingkungan tempat tinggalnya di Jakarta, memaksanya kembali bertarung demi melindungi orang-orang terdekat. Film ini digadang menjadi wadah memperkenalkan silat Indonesia ke penonton global lewat sajian aksi yang dirancang khusus untuk pasar internasional.

Lawan Tak Sakaguchi, Debut Besar Pertama di Luar Jepang

Kabar paling mencuri perhatian datang dari pengumuman aktor laga Jepang, Tak Sakaguchi, yang didapuk sebagai antagonis utama berhadapan dengan Uwais. Sakaguchi dikenal lewat sejumlah film seperti Versus, Death Trance, dan Re:Born, dan proyek ini menjadi peran besar pertamanya di luar industri film Jepang.

Tim pembuat film tengah merancang koreksi laga yang memadukan gaya silat khas Uwais dengan gaya bela diri jarak dekat milik Sakaguchi yang dikenal dengan sebutan Zero Range Combat Style, lengkap dengan teknik andalannya bernama “wave motion”.

Produser Delon Tio dari Nation Pictures menyebut pertemuan kedua bintang laga tersebut sebagai momen penting bagi perkembangan sinema aksi di Asia. “Mempertemukan Iko Uwais dan Tak Sakaguchi adalah momen bersejarah bagi sinema aksi Asia,” kata Delon Tio.

Produksi Libatkan Rumah Produksi Lintas Negara

Pendekar: Warrior digarap sutradara Australia John Radel yang menjalani debut penyutradaraan solonya lewat proyek ini. Film ini melibatkan sejumlah rumah produksi lintas negara, termasuk Asia Media Alliance Group, Nation Pictures, Yeti Entertainment, dan Red Packet Media, dengan Uwais sendiri turut menjabat sebagai produser eksekutif lewat rumah produksinya, Uwais Pictures. Proses syuting di Indonesia direncanakan mulai berjalan pada kuartal terakhir 2026, dengan target tayang paling cepat akhir 2027 atau awal 2028.

Baca juga: Bangga, 3 Film Tanah Air Ini Telah Mendunia

Nama Uwais sudah lama identik dengan upaya memperkenalkan silat ke penonton dunia sejak era film aksi Indonesia yang lebih dulu menembus pasar internasional. Kehidupan pribadinya di luar dunia perfilman juga beberapa kali menjadi sorotan warganet.

Baca juga: Jarang Kena Gosip Miring, Iko Uwais dan Audy Pamer Foto Liburan Bareng Keluarga

Kolaborasi lintas negara semacam ini juga pernah ditempuh sejumlah aktor laga Indonesia lain yang lebih dulu tembus ke produksi berskala internasional.

Baca juga: 5 Seleb Tanah Air yang Kolaborasi dengan Seleb Korea

Bagikan

Baca Juga

Jumbo Dibaca sebagai Lima Pesan Moral dari Tujuh Adegan
Film Islami Orde Baru Merekam Kerudung yang Berubah
Isle of Dogs dan Orientalisme yang Gagal Dibongkar
Lakon Wisran Hadi Dipindahkan ke Film Lewat Kaba
Lakon Wayang Padang Wisran Hadi Diubah Jadi Skenario Film
Bebi Romeo 52 Tahun, Meisya Siregar Tulis Surat Panjang