Cekricek.id — Tim Institut Teknologi Bandung menjalankan program Guardian to Conserve di Pulau Rajuni Kecil, Kepulauan Selayar, memadukan sains dan edukasi ketahanan pesisir.
Program itu disampaikan menurut laman resmi ITB, Selasa (08/09/2026), berlangsung pada 10 hingga 17 Agustus 2026.
Kegiatan mengusung tema Conservation Oceanography, memadukan pemantauan ekosistem laut memakai teknologi BRUV dengan edukasi perubahan iklim bagi warga setempat.
“Kami berharap masyarakat Taka Bonerate semakin memahami pentingnya ekosistem bahari dan biota laut dalam mendukung kebutuhan hidup mereka,” kata Rima Rachmayani, Ketua Program dari FITB ITB.
Baca juga riset lingkungan lain dari kampus berbeda
Ia menambahkan pemanfaatan yang bijak dan berkelanjutan bisa memberi manfaat lingkungan sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat pesisir.
“Dengan pemanfaatan yang bijak dan berkelanjutan, ekosistem serta keanekaragaman hayati yang ada tidak hanya dapat memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga menjadi sumber kesejahteraan,” ujar Rima.
Baca juga kajian pakar kampus lain seputar isu kebencanaan dan lingkungan
Program ini turut menggelar pelatihan marinepreneur bagi warga bersama Taman Nasional Taka Bonerate untuk mendukung ekonomi berbasis konservasi laut.
Baca juga riset kampus lain soal dampak ekonomi dari perubahan iklim
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dan dosen ITB bekerja sama dengan warga serta guru setempat di Pulau Rajuni Kecil.















